Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan Strategis, Carles Ronsen,S.Sos, Ikuti Retreat KPPD

Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel

Lebong. PortalBermano.com – Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan Strategis ketua DPRD kabupaten Lebong Carles Ronsen,S.Sos, ikuti Retreat KPPD yang kegiatannya di pusatkan di  Akademi Militer (Akmil) Magelang. . (14 S/D 20 April 2026) Peserta, Retreat ini diikuti oleh Ketua DPRD tingkat provinsi hingga kabupaten/kota seluruh Indonesia.

 

Program ini dirancang menggunakan metode learning by experience (mancakrida) yang berfokus pada kolaborasi dan adaptabilitas, bertujuan menghasilkan kepala daerah yang tangguh dan visioner, Retreat Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) adalah bagian dari program Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI .

Dihubungi melalalui perpesanan Whatshapp disela sela mengikuti kegiatan Retreat KPPD Carles Ronsen menyampaikan bahwa kegiatan Retreat sangat bermanfa’at dan banyak hal yang didapati untuk membangun kabupaten Lebong kedepannya agar dapat lebih baik.

Disini kami para peserta Retreat KPPD dapat memperkuat wawasan kebangsaan, sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, menyamakan visi kepemimpinan di tingkat daerah. serta meningkatkan kapasitas kepemimpinan strategis sebagai ketua DPRD sehingga dengan itu kami para peserta dapat meningkatkan kapasitas sebagai unsur pimpinan daerah terkhusus pimpinan DPRD agar berkarakter negarawan, berintegritas, serta adaptif terhadap tantangan strategis. Jelas Carles Ronsen,S.sos.

Dari berbagai sumber yang berhasil dihimpun awak media PortalBermano.com, Retreat KPPD juga adalah bagian dari  Penguatan Wawasan Kebangsaan & Integritas, Membentuk pimpinan daerah yang memiliki karakter kuat, beretika, bermoral, dan teguh memegang empat konsensus dasar bangsa (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika).

Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan Strategis, Mengasah kemampuan pemimpin daerah agar mampu menganalisis dinamika global, nasional, dan regional untuk menyusun kebijakan yang berdampak, terutama dalam menghadapi disrupsi global.

Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif, Memastikan kepala daerah memahami dan mampu menerapkan tata kelola pemerintahan yang efisien, holistik, serta integral. Hal ini termasuk implementasi Asta Cita dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 di daerah.

Inovasi Pelayanan Publik, Melalui studi lapangan (seperti ke Singapura), peserta diharapkan mampu mengobservasi dan mengadopsi sistem pelayanan publik yang terintegrasi (kesehatan, pendidikan, digitalisasi) untuk diterapkan di daerah masing-masing.

Sinergi Pusat dan Daerah, Memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga ketahanan nasional, serta mendorong penyusunan proyek unggulan daerah yang berdampak nyata.

Program ini dirancang menggunakan metode learning by experience (mancakrida) yang berfokus pada kolaborasi dan adaptabilitas, bertujuan menghasilkan kepala daerah yang tangguh dan visioner. (RMF-NikBong)

Follow Portal Bermano di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *