Seratus Hari Pemerintahan Azhari-Bambang, Disiplin ASN hingga Evaluasi P3k Serta Penataan Aset Daerah Jadi Prioritas.

Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.

Lebong. PortalBermano.com – Seratus hari pemerintahan Bupati dan wakil Bupati kabupaten Lebong provinsi Bengkulu, H.Azhari. SH.,MH.,- Bambang Agus Supra Budi S.sos.,M.Si gelar rapat kordinasi dan diskusi serta bahas berbagai program bersama seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) bertempat di ruang rapat Bina Praja Senin (17/3).

Pembahasan program seratus hari pemerintahan Bupati dan wakil Bupati kabupaten Lebong H.Azhari SH.,MH., _ Bambang Agus Supra Budi S.Sos., M.Si dibenarkan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten Lebong Erik Rosadi S.STP.,M.Si. Hal yang sama juga disampaikan oleh Kabag Administrasi Pembangunan Setda Lebong,Dery Gustian,ST.

Berikut Vidio Wawancara awak Media PorttalBermano.com bersama Kepala Bappeda kabupaten Lebong Erik Rosadi S.STP., M.Si :

 

Terdapat beberapa point program yang dipaparkan untuk capaian dalam seratus hari pemerintahan H.Azhari.SH.,MH., -Bambang Agus Supra Budi.,S.Sos.,M.Si., dimana peringkat pertama adalah Evaluasi Absensi dan kinerja ASN.dengan latar belakang disiplin dan kinerja ASN di kabupaten Lebong perlu yang dirasakan masih sangat perlu untuk ditingkatkan, untuk mendukung pelayanan publik yang lebih baik. sehingga dipandang sangat perlu dilakukan evaluasi untuk menilai kepatuhan terhadap absensi serta efektifitas kinerja ASN.

Hal tersebut bertujuan untuk mengevaluasi tingkat absensi dan produktivitas ASN,mengindentifikasi kendala disiplin dan motivasi kerja dan menerapkan sistem Reward dan Punishmant yang Objektif,sehingga memunculkan Output dalam bentuk mekanisme pengawasan dan evaluasi kinerja ASN berjalan efektif, peningkatan kedisiplinan dan produktivitas ASN, dan kebijakan reward dan Punishmant berbasis data dapat diterapkan.

Bukan hanya itu , dalam program seratus hari kerja Azhari bambang juga menyoroti terkait efisiensi anggaran yang mengacu kepada Inpres nomor 1, berikut program TPP 12 bulan dan percepatan pelaksanaan Pilkades serta Evaluasi  P3k dan pengisian kekosongan jabatan eselon II dan III serta IV,bahkan tidak hanya itu, Potensi pendapatan daerah dengan Optimalisasi PAD kabupaten Lebong juga menjadi perhatian dan sorotan.

Di bidang layanan dasar kesehatan Azhari-Bambang juga mempelototi terkait Optimalisasi jaringan air bersih untuk Rsud Lebong, pemeliharaan jalan dan jembatan gantung serta Lebong bebas Blank Spot berikut pemeliharaan penerangan jalan umum (PJU) semua menjadi perhatian.

 

Sementara dibidang pendidikan dan kesehatan, Insentif pendidikan Non Formal dan seragam gratis jadi perhatian sedangkan bidang kesehatan pemerataan tenaga kesehatan akan dilakukan, hal itu dilatar belakangi oleh belum meratanya distribusi tenaga medis yang menyebabkan kesenjangan layanan kesehatan sehingga dipandang perlu kebijakkan redistibusi tenaga medis, dengan mengoptimalkan alokasi tenaga kesehatan sesuai dengan kebutuhan untuk meningkatkan akses akses layanan kesehatan diseluruh wilayah.

 

Adapun di bidang sosial,selain memberikan bantuan sosial bagi kelompok rentan,juga meningkatkan akses layanan kesehatan dan pendidikan dengan memberdayakan masyarakat melalui pelatihan ketrampilan dan usaha, juga meningkatkan perlindungan sosial dan akses terhadap hak dasar yang antarai lain adalah memastikan kelompok rentan mendapatkan dukungan sosial yang memadai,termasuk layanan khusus bagi mereka, serta meracang kebijakkan sosial yang berkelanjutan untuk memastikan manfa’at jangka panjang bagi masyarakat serta 10 hal lainnya.

Yang sangat luar biasa dalam program seratus hari Azhari-Bambang adalah program “Lebong satu data”.

Program Lebong satu data dilatar belakangi oleh akses dan akurasi data sektoral di kabupaten Lebong yang masih terbatas, menghambat perencanaan pembangunan sehingga diperlukan sistem data terintregrasi untuk meningkatkan transfaransi dan efisiensi pengelolaan data, dengan tujuan meningkatkan aksesibilitas dan akurasi data sektoral untuk perencanaan pembangunan yang dengan itu menilbulkan output berupa regulasi terkait pengelolaan data OPD, Portal data sektoral yang dapat diakses OPD, berikut peningkatan akurasi dan ketersediaan data untuk perencanaan dan sistem pengelolaan data yang lebih transfaran dan efisien.

Selain semua hal diatas, dalam program seratus hari Azhari bambang juga dibahas terkait penetapan dokumen rencana sektoral serta penataan aset daerah. (RMF-NikBong)

Follow Portal Bermano di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *