Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.
Lebong. PortalBermano.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Lebong belum lama ini mengirim 1 perawat untuk mengikuti pelatihan hemodialisa dari 4 orang yang direncanakan.

Hal ini disampaikan oleh PLt Direktur Rsud Lebong Rachman SKM.,M.Si kepada awak Media PortalBermano.com Selasa (18/3).
“Kita bersyukur saat ini kita bisa mengirim 1 perawat dari 4 perawat yang sudah kita daftarkan untuk mengikuti pelatihan Hemodialisa, karna pelatihan ini sangat langka sekali, dan kuota pesertapun sangat terbatas sehingga semua daerah berebutan untuk mendaftar,” terang Rachman.

Keberhasilan Rsud Lebong mengirim satu orang perawat dari empat orang yang sudah direncanakan untuk pelatihan yang sangat penting ini adalah berkat jaringan yang ada di samping kerja tim managemen RSUD yang saling membangun serta suport dari Pemerintah daerah dalam hal ini bupati/wakil bupati yang sangat mendukung untuk peningkatan pelayanan khususnya layanan Unit Dialisis.
Dijelaskan oleh Rachman untuk tiga perawat lainnya, direncanakan akan diberangkat pada tanggal 14 April mendatang sesuai dengan jadwal pelatihan yang ada di Rumah sakit Muhammad Husin Palembang sebagai rumah sakit tujuan pelatihan.
Berikut Vidio wawancara awak media PortalBermano.com bersama Plt Direktur Rsud Lebong Rachman SKM.,M.Si :
Pelatihan ini bermanfaat mengingat tenaga medis yang memiliki keterampilan untuk Hemodialisa sangat terbatas. Sehingga petugas medis terampil harus bekerja ekstra karena pasien Hemodialisa semakin bertambah.
“Saat ini kita hanya memiliki perawat terampil hemodialisa hanya beberapa orang saja, mereka harus bekerja setiap hari tanpa ada yang menggantikan. Hanya libur di Hari Minggu saja, sedangkan pasien Hemodialisa terjadi peningkatan, sehingga terpaksa harus dilayani sampai sore,” ungkap Rachman.
Ditambahkan oleh Rachman kedepannya atas restu dari bupati dan wakil bupati kabupaten Lebong H.Azhari.SH.,MH., dan Bambang Agus Supra Budi.S.Sos.,M.Si., pihak berencana akan menambah beberapa unit alat Mesin dialisis (dialyzer) dan penambahan ruangan di unit layanan Dialisis sehingga pasien yang sudah masuk daftar tunggu dapat segera terlayani .
“Semoga dengan penambahan perawat terampil dan penambahan ruangan layanan unit Dialisis nantinya pelayanan hemodialisa bisa lebih baik lagi,” tutup Rachman. (RMF-NikBong)















