Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.
Lebong. PortalBermano.com – 20 siswa siswi sekolah menegah atas negeri (SMAN) 4 Lebong ikuti Retreat pelajar berbasis agama sekaligus mengikuti penutupan masa pengenalan lingkungan sekolah setingkat SMA/SMK sekabupaten Lebong di Masjisdd Al-Amiin desa Sukabumi kecamatan Lebong sakti kabupaten Lebong provinsi Bengkulu. Senin (20/70)

Pelaksanaan retreat berbasis agama dengan peserta siswa-siswi SMA dan SMK se-Kabupaten Lebong merupakan bagian dari program perluasan “Retreat Berbasis Agama / Retreat Merah Putih”. Program ini diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk seluruh siswa baru jenjang SMA dan SMK pada Tahun Ajaran 2026/2027.
“Kegiatan Retreat berbasis agama ini Sesuai dengan arahan bapak Gubernur Bengkulu H.Helmi Hasan SE., yang disampaikan melalui kepala dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Bengkulu H. Zulhendri,S.Sos.,M.Pd.”Ujar Hendra Rozi.

Selanjutnya Hendra Rozi menyebutkan bahwa pelaksanaan Retreat pelajar dengan sasaran peserta seluruh siswa-siswi baru yang diintegrasikan dengan rangkaian akhir Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tujuan utamanya adalah membentuk karakter dan adab pelajar, memperkuat nilai keagamaan/spiritual, meningkatkan kedisiplinan, serta mencegah kenakalan remaja. Jelas Hendra Rozi
Berikut vidio singkat wawancara awak media PortalBermano.com bersama Hendara Rozi kepala SMAN 4 Lebong :
Sementara itu terkait masa pengenalan lingkungan sekolah Hendra Rozi menyebutkan bahwa tujuan utama masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) adalah membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenali potensi diri, serta membangun motivasi, sikap mental, dan cara belajar yang efektif. Kegiatan ini dirancang agar menyenangkan dan ramah anak.
“Dengan kegiatan MPLS dapat membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, termasuk fasilitas, keamanan, dan sarana prasarana.sekaligus mengenali potensi diri, bakat, dan minat yang dimiliki oleh siswa baru.serta mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya untuk membangun rasa aman dan nyaman.”Sebut Hendra Rozi
Lebih lanjut Hendra Rozi menjelaskan bahwa MPLS juga sebagai upaya penanaman Karakter, Menumbuhkan perilaku positif, seperti kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, kedisiplinan, serta nilai-nilai persatuan,pelaksanaan MPLS berfokus pada kegiatan yang edukatif dan kreatif untuk mewujudkan sekolah sebagai taman belajar yang nyaman.Demikian Hendra Rozi.
Dari berbagai sumber lainnya, umumnya kegiatan retreat (retret) pelajar di tingkat SMA diadakan dengan beberapa fokus utama seperti melatih mental, disiplin, dan etika siswa agar terhindar dari kenakalan remaja. melatih kecakapan organisasi, komunikasi, dan kerja sama tim.
Manfaat utama bagi Siswa adalah membangun Kedisiplinan, melatih siswa untuk lebih menghargai waktu dan mengurangi kebiasaan buruk di sekolah.serta menyediakan ruang yang tenang di alam terbuka untuk menyegarkan pikiran dari tekanan akademis.sekaligus mempererat rasa persaudaraan dan solidaritas antarsiswa di luar lingkungan sekolah. (RMF-NikBong)
















