Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.
Lebong. PortalBermano.com. Pemerintah kabupaten Lebong diduga akhirnya sadar dan menurunkan Baliho yang terkandung penyesatan publik Rabu (29/10).
Sebelumnya sebagaimana diberitakan oleh media PortalBermano.com terdapat pembiaran Baliho yang sesungguhnya adalah media Resmi Publikasi dan informasi yang memajang Fhoto Bupati dan wakil bupati beserta Mantan Pj Sekda.

Permasalahnnya dikarenakan sejak awal September 2025 Penjabat sekretaris daerah secara resmi sudah berganti dari D Swabuana kepada Dr.H.Syarifudin S.Sos.,M.Si, Namun minggu berlalu dan bulan berganti Baliho yang secara resmi sebagai media Informasi dan publikasi pemerintah tersebut masih tetap terpampang disejumlah titik.

Terekam kamera awak media PortalBermano.Com sebelum diturunkan hari ini terdapat satu Baliho berada di depan pemakaman Desa Talang Ulu Ruas jalan Vital yang sering dan ramai dilalui masyarakat baik masuk ke lebong maupun keluar dari Lebong yang menimbulkan tanya bagi masyarakat yang melihat dan memperhatikan Baliho tersebut, siapa sesungguhnya penjabat Sekda kabupaten Lebong sa’at ini.

Berkaitan dengan Baliho yang mengandung penyesatan publik tersebut, Rabu (29/10) pagi Awak Media PortalBermano.com sa’at melawati ruas jalan Talang Ulu melihat bahwa Baliho yang terpasang sebelumnya sudah dilepaskan (Turun) Akan tetapi sa’at memasuki kawasan perkantoran persisnya Jalur dua arah kekantor Bupati, Masih ditemukan Baliho dengan ukuran Raksasa dengan fhoto yang yang kurang lebih sama dimana diketahui Baliho tersebut milik PT Bank Bengkulu.

Dikomfirmasi melalui saluran seluler kepala Cabang Bank Bengkulu Muara Aman Yeri Ariansuri yang disampaikan oleh kepala Bagian Operasi (KabagOps) Bank Bengkulu Cabang Muara Aman Ramadhan menyampaikan bahwa pihaknya hari ini juga Rabu (29/10) akan menurunkan Baliho dimaksud.
“Hari Iko Kami Lepas Kak Fadhel.” Tulis Ramadhan. (RMF-NikBong)
Berita Terkait :https://portalbermano.com/tak-punya-uang-coa-caci-di-lebong-terpampang-baliho-terkandung-inpormasi-menyesatkan/



















1 komentar