Menolak Pudar, Bupati Lebong Ajak Warga Hidupkan Kembali Roh Gotong Royong Lewat Aksi “Tebas Bayang”

Pewarta: Rudhy Muhammad Fadhel

Lebong, PortalBermano.com – Di tengah gempuran zaman modern yang cenderung membuat masyarakat menjadi individualistis, Pemerintah Kabupaten Lebong bergerak nyata untuk memantik kembali semangat kebersamaan. Bupati Lebong, H. Azhari, S.H., M.H., memimpin langsung aksi gotong royong massal bertajuk “Jumat Bersih Tebas Bayang” di ruas jalan lintas Lebong – Arga Makmur, Desa Tik Tebing, Kecamatan Lebong Atas, pada Jumat (16/10).

 

Aksi nyata ini menjadi potret indah sinergitas daerah. Bupati didampingi langsung oleh ketua DPRD Lebong Carles Ronsen S.Sos., Sekretaris Daerah Dr. H. Syarifudin, S.Sos., M.Si., Kapolres Lebong AKBP.Agoeng Ramadhani SH,S.IK., Dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Camat Lebong Atas dan jajaran. Gerakan ini kian solid dengan hadirnya personel TNI/Polri serta warga sekitar yang bahu-membahu membabat semak belukar di sepanjang marka jalan.

Perlu diketahui, aksi Jumat Bersih ini bukanlah yang pertama kali dideklarasikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lebong. Semangat ini telah menjadi komitmen berkelanjutan sejak awal kepemimpinan Bupati H. Azhari, S.H., M.H. Berbagai aksi nyata sebelumnya telah dikemas dan menyasar langsung kebutuhan mendesak warga. Mulai dari pemasangan bronjong sebagai langkah antisipasi banjir di Desa Talang Liak II dan Desa Pelabuhan Talang Liak, hingga pembersihan drainase yang tersumbat sampah di lingkungan masyarakat Desa Talang Liak I, serta berbagai titik lokasi strategis lainnya di Kabupaten Lebong.

Menariknya, untuk aksi kali ini, jalur yang dibersihkan sebenarnya merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Namun, bagi Pemkab Lebong, keselamatan pengendara dan kebersihan daerah tidak boleh terhalang oleh sekat-sekat administratif birokrasi. Ini adalah wujud kepedulian tanpa batas untuk Bumi Swarang Patang Stumang.

Di sela-sela kegiatan, Bupati Azhari memberikan pesan mendalam yang menggugah kesadaran. Ia menyayangkan mulai mengikisnya nilai kearifan lokal akibat pergeseran paradigma modern yang materialistis, di mana segala sesuatu kerap dinilai hanya dari materi.

“Gotong royong bukan sekadar kerja bersama, melainkan falsafah hidup dan sendi mendasar dalam kehidupan kita, terutama bagi masyarakat suku Rejang. Kita tidak boleh membiarkan nilai luhur ini pudar perlahan hanya karena kesibukan individual,” ujar Azhari mengingatkan.

Melalui momentum Jumat Bersih yang terus digalakkan ini, Bupati Azhari bersama jajaran Forkopimda mengetuk hati seluruh lapisan masyarakat dan tokoh adat di Kabupaten Lebong. Kemajuan sebuah daerah tidak egois hanya diukur dari megahnya infrastruktur fisik, melainkan dari eratnya ikatan sosial dan ketulusan silaturahmi yang terjaga di dalamnya.

Mari kita jadikan rangkaian aksi gotong royong ini sebagai titik balik. Langkah kecil dari membersihkan lingkungan di sekitar kita hari ini, adalah investasi besar untuk menjaga warisan leluhur dan merawat kebersamaan demi Lebong yang lebih maju dan harmonis. Kalau bukan kita yang merawatnya, siapa lagi? Demikian Bupati Lebong H Azhari,SH.,MH., (RMF-NikBong)

Berita Terkait :

https://portalbermano.com/bupati-lebong-h-azharish-mh-agendakan-gotong-royong-massal-pimpin-langsung-aksi-jumat-bersih-di-jalur-tik-tebing/

Follow Portal Bermano di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan