Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.
Lebong. PortalBermano.com – Hari Pertama pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) kabupaten Lebong provinsi Bengkulu Tahun Anggaran (TA) 2026 tingkat komisi secara maraton dengan sejumlah mitra kerja komisi, Senin (10/11).

Sesuai dengan jadwal yang ditetapkan Badan Musyawarah (Banmus) DPRD kabupaten Lebong pelaksanaan pembahasan R-APBD tahun anggaran 2026 dimulai Senin Tanggal 10-14 November 2025 dengan rincian jadwal hari senin (10/11) Sebagai berikut :

Komisi satu (1) rapat bersama,
-Dinas Pendidikan dan kebudayaan
-Dinas kependudukan dan catatan sipil
-BKP-SDM
-Disparpora
-Satpol PP
-Bagian ekonomi dan bagian pembangunan Setda.

Komisi dua (2) rapat bersama,
-Dinas Perkim
-Dinas P3AP2KB

Komisi tiga (3) rapat bersama,
-Disperkan
-DKP
-DLH.
Dalam pantauan awak media PortalBermano.com rapat pembahasan disetiap komisi bersama dengan mitra kerja berjalan normatif hingga dengan selesai, hanya saja menarik untuk disimak sa’at rapat pembahasan antara komisi 2 bersama mitra kerja dari Dinas Pekerjaan umum Penata Ruang dan perhubungan ( PUPR-Hub) ketua komisi 2 Gunadi Mursalin,S.Sos., mencecar plt kepala dinas PUPR-Hub Elvi Andriani dan Ifan Raider Wijaya, ST.,Kepala bidang Cipta Karya terkait berbagai persoalan proyek/kegiatan jaringan air bersih yang sedang dilaksanakan salah satu kontraktor rekanan bidang Cipta karya PUPR-Hub di kabupaten Lebong.
Berikut Vidio rekaman jalannya rapat pembahasan R-APBD 2026 antara Komisi 2 dan dinas PUPR-Hub Lebong :
“Kami minta Rekanan/perusahaan /kontraktor yang sudah diberi kepercayaan namun tidak menjaga amanah untuk di Blacklist, bukan hanya perusahaannya tetapi juga orangnya.” Tegas Gunadi Mursalin disambut dukungan setuju dari seluruh anggota komisi 2 yang hadir.
Ditambahkan oleh Gunadi Mursalin PUPR-Hub Lebong jangan merasa sungkan menindak kontraktor yang tidak amanah, walaupun mereka orang dekat atau keluarga pimpinan demikian Gunadi Mursalin ketua komisi 2 DPRD kabupaten Lebong (RMF-NikBong)


















