Pemkab Lebong Ikuti Rakor Persiapan Verifikasi Gerai KDKMP 2026 Se-Provinsi Bengkulu.

Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel

Lebong. PortalBermano.com  – Pemerintah kabupaten Lebong ikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Verifikasi dan Validasi Gerai Komunitas Daerah Kegiatan Ekonomi Masyarakat Produktif (KDKMP) Se-Provinsi Bengkulu Tahun 2026 yang diikuti oleh AELURUH Kabupaten/kota. Kegiatan ini berlangsung di Grage Hotel Bengkulu pada Jum’at (1/10) .

Kegiatan Rakor dihadiri oleh Sekretaris Daerah kabupaten Lebong yang diwakili oleh Asinten 2 Bidang Ekonomi Pembangunan Nurmanhuri SE.,MSi., Dalam menjalankan koordinasi tersebut, Nurmahuri SE.,MSI didampingi oleh kepala dinas PUPR-HUB Joni Prawinata,SE.,MM.,dan kepala dinas Perindagkop dan UKM Andi Febriansyah,SE.,ME.,CGCAE., serta perwakilam D-PMD kabupaten Lebong.

Agenda ini fokus pada pemantapan langkah strategis serta penyamaan persepsi antarinstansi guna memastikan proses verifikasi dan validasi gerai KDKMP di seluruh kabupaten/kota berjalan akurat dan tepat sasaran. Sinergi antara sektor infrastruktur (PUPR) dan pengembangan ekonomi (Perindagkop dan UKM) diharapkan mampu mendorong penguatan ekonomi masyarakat produktif di wilayah Provinsi Bengkulu khususnya kabupaten Lebong.

Disampaikan oleh Asisten 2 BIdang Ekbang Nurmanhuri,SE.,MSi.,Tujuan utama digelarnya Rapat Koordinasi Persiapan Verifikasi dan Validasi (Verval) Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) 2026 adalah untuk memastikan kesiapan operasional, kesesuaian pembangunan fisik, sarana-prasarana, serta keakuratan data administratif dari seluruh gerai koperasi yang telah dibentuk.

Secara lebih rinci Sekdakab Lebong NUrmanhuri.SE,MSi., menyebutkan bahwa rakor persiapan verifikasi ini dilaksanakan demi mencapai beberapa tujuan teknis anatar lain sebagai berikut:

Pertama mematangkan persiapan operasional, yaitu dengan mempersiapkan segala aspek teknis dan infrastruktur pendukung sebelum KDKMP resmi dioperasikan untuk melayani masyarakat.

Kedua untuk memastikan Kesesuaian Fisik, yakni dengan memeriksa kesesuaian hasil pembangunan fisik gerai di lapangan (seperti bangunan, gudang, rak, dan kelengkapan usaha lainnya) agar sesuai dengan regulasi, dokumen perencanaan, dan standar yang ditetapkan oleh kementerian terkait.

Dan ketiga adalah Validasi dan Akurasi Data, Hal ini untuk menjamin seluruh data koperasi yang menjadi basis pelaksanaan program benar-benar akurat, valid, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan (akuntabel).

Sementara yang ke empat adalah pembentukan dan pembagian tugas tim Verval, Untuk melakukan koordinasi antar instansi dalam penyusunan Surat Keputusan (SK) Tim, pembagian tugas dan tanggung jawab personel, serta penjadwalan turun langsung ke lapangan.

Dan yang terakhir kelima adalah  mendorong sinergi antar instansi, agar dapat memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan/desa, serta instansi terkait seperti BPKP, PLN, dan Telkom demi kelancaran program KDKMP.

Melalui verifikasi yang matang ini, KDKMP di Provinsi Bengkulu diharapkan tidak sekadar terbentuk secara administratif, melainkan memiliki tata kelola usaha yang sehat, kuat, dan siap menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. Demikian Asisten 2 Bidang Ekbang Setdakab Lebong Nurmahuri.SE.,MSi. (RMF-NikBong)

Follow Portal Bermano di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan