Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.
Lebong.PortalBermano.com – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong menuai kecaman dan dipertanyakan oleh masyarakat, Jenazah Ari Bin Dedel Warga desa Tik Jeniak kecamatan Lebong Selatan yang meninggal Senin siang (23/3) Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Lebong terpaksa dibawa pulang oleh keluarga dengan menggunakan Kendaraan Mini Truk (Bak terbuka).Senin (23/3)
Berikut Vidio Suasana rumah duka tibanya jenazah Ari Bin Dedel Warga desa Tik Jeniak Kecamatan Lebong Selatan dengan menggunakan kendaraan Mini truk (Bak Terbuka):
Karena situasi dan keadaan sehingga pihak keluarga memutuskan jenazah keluarga mereka dibawa pulang secara mandiri dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Lebong kekediaman di desa Tik Jeniak kecamatan Lebong selatan dengan menggunakan kendaraan Mini Truk Bak terbuka meskipun di setiap kecamatan di kabupaten Lebong kabarnya ada ambulance puskesmas dan ada ambulance bantuan Gubernur yang katanya semua itu diperuntukkan membantu masyarakat (Bantu Rakyat).
Menyikapi hal tersebut, tidak sedikit masyarakat ikut merasa kecewa dengan kondisi pelayanan yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Lebong yang membiarkan jenazah dibawa pulang dengan menggunakan kendaraan mini Truk bak terbuka tampa memberikan solusi lain .
“Kok sepertinya kaku sekali pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Lebong ini, apakah tidak ada antisifasi terhadap petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,apalagi sa’at situasi hari raya seperti ini,”Sebut Warga.

Dikomfirmasi kepada direktur Rumah Sakit Umum Daerah kabupaten Lebong dr Meinoffiandi Leswin melalui sambungan pesan Whatshaap menyebutkan bahwa hal tersebut sudah ditindak lanjuti .
“Siap bang Rudi terima kasih, Nanti kita konfirm dulu ke pengawas supir ambulannya , klo perlu kita roling supirnya . Ini kan pihak outserching untuk supir ambulan di rsud , tinggal kita panggil pengawas nya untuk diminta konfirmasi.”Demikian Tulis Direktur RSUD Lebong dr Meinoffiandi Leswin. (RMF-NikBong)




















3 komentar