Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.
Lebong. PortalBermano.com – Pemerintah kabupaten Lebong resmi merumahkan ratusan Tenaga harian Lepas Terdaftar (THLT) dan tenaga kerja Sukarela (TKS), Apakah itu sebelumnya sebagai peserta Calon pegawai negeri sipil (CPNS) maupun peserta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Tahap 2 yang sebelumnya sudah menjalani proses administrasi.

Hal ini disampaikan oleh Plt kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebong Reko Haryant,S.Sos.,MSi., kepada sejumlah awak media Selasa (6/1).
Dihadapan para awak media Reko Haryanto,S.Sos.,MSi., menjelaskan bahwa ada 32 Pegawai Pemerintah dengan perjanjian Kerja (P3K) tahap 1 hingga sa’at ini masih ditunda proses pelantikkannya,terhadap mereka masih menunngu arahan dan petunjuk Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam hal ini Bupati Kabupaten Lebong H,Azhari,SH.,MH.,.
“Terhadap 32 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang Proses pelantikkannya tertunda hingga sa’at ini, kami masih menunggu arahan dan petunjuk dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Dalam hal ini adalah Bupati kabupaten Lebong, H,Azhari,SH.,MH., dimana sa’at ini beliau sedang berada Dinas keluar daerah.” Jelas Reko Haryanto.
Berikut Vidio rekaman wawancara awak media bersama Plt Kepala BKPSDM kabupaten Lebong Reko Haryanto,S.Sos.,MSi terkait 32 Orang P3K yang tertunda Pelantikkannya :
Berikut Vidio Wawancara awak media bersama Plt kepala BKPSDM kabupaten Lebong Reko Haryanto terkait Dirumahkannya Seluruh THLT Dan Peserta P3k Tahap 2 Serta Progres Pegawai Paruh Waktu :
,/center>
Pada kesempatan yang sama sa’at ditanyakan terkait lebih dari seratus tenaga Harian Lepas Terdaftar (THLT) dengan Perofesi Tenaga Kesehatan (Nakes) yang sebelumnya mereka di beri kesempatan untuk tetap dapat mengabdi sebagai Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Lebong kepada awak media PortalBermano.com Reko haryanto menjelaskan bahwa Bupati kabupaten Lebong H,Azhari,SH.,MH., telah memberikan Petunjuk dan arahan kepada pejabat Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah kabupaten Lebong yang baru, dr Meiffiandi Leswin, agar dapat mengambil kebijakkan guna mengantisifasi kebutuhan pelayanan kesehatan di RSUD Lebong dengan mengusulkan kepada pemerintah daerah kabupaten Lebong untuk mendapatkan tenaga kesehatan melalui Outsourcing.
(RMF-NikBong)















