Dia menambahkan, kerusakan drainase di sepanjang jalan tersebut memang cukup parah. Disamping memang sebagian ada yang buntu, bangunannya juga banyak yang sudah rusak.
Bahkan di musim penghujan, terkadang air meluap ke badan jalan dan pemukiman warga. Sehingga disamping mengganggu pengendara yang melintas, aspal jalan terkelupas dan sebagain berlubang.

“Apalagi, hal ini memang benar-benar mendesak demi kelancaran dan kenyamanan masyarakat kita juga untuk berusaha dan beraktivitas,” bebernya.
Politisi Partai PAN ini meminta agar diselesaikan secara cepat. Sementara pada saluran drainase jika memungkinkan akan dianggarkan pada APBD-P 2023.
“Drainase perlu diperbaiki cepat. Kalau tidak memungkinkan di 2024 nanti kita minta diusulkan di APBD Perubahan,” demikian Carles.
Turut hadir dalam sidak tersebut, Ketua Komisi III DPRD Lebong Rama Chandra, Anggota DPRD Lebong Pip Haryono, dan sejumlah instansi terkait (Alexander)











