Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel
Lebong. PortalBermano.com – Pemerintah Kabupaten Lebong terus menunjukkan komitmennya dalam mengakselerasi mutu pendidikan dan penguatan karakter peserta didik. Langkah konkret ini ditunjukkan oleh Bupati Lebong, H. Azhari, S.H., M.H., yang secara resmi melepas tiga siswa berprestasi asal SD Negeri 54 Lebong untuk mengikuti ajang akademik bergengsi “Juara Kelas Indonesia” tingkat regional Sumatra di Kota Palembang.

Prosesi pelepasan kehormatan tersebut berlangsung khidmat di Rumah Dinas Bupati Kabupaten Lebong pada Selasa malam (29/9). Agenda ini menandai langkah awal para delegasi cilik Lebong dalam menguji ketangguhan pola pikir dan adaptasi kognitif di kancah regional.
Adapun ketiga entitas intelektual muda berbakat yang menjadi representasi terbaik Kabupaten Lebong adalah:
Azka Azfar Pradifta
Dwi Panca Sona Raflesia
Mikayla Putri Meyko
Ketiga siswa tersebut dijadwalkan bertolak menuju Sumatra Selatan untuk bersinergi dan berkompetisi secara sehat. Di arena “Juara Kelas Indonesia”, mereka akan bersanding dengan talenta-talenta pilihan yang berasal dari enam provinsi di seluruh penjuru pulau Sumatra.
Secara ilmiah, ajang ini berfungsi sebagai indikator pembanding (benchmarking) berskala regional. Kompetisi ini penting untuk memetakan sejauh mana efektivitas intervensi kurikulum berbasis kemampuan literasi dan numerasi dasar anak usia sekolah di daerah.

Dalam arahannya, Bupati Lebong H. Azhari memberikan artikulasi apresiasi yang mendalam kepada jajaran tenaga pendidik, mentor pendamping, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah berhasil melakukan inkubasi terhadap potensi dan bakat-bakat terpendam daerah.
“Partisipasi aktif anak-anak kita dalam implementasi kompetisi berskala regional ini merupakan salah satu parameter penting untuk mengukur efikasi dari transformasi kurikulum yang sedang kita galakkan. Kita tidak sekadar mengorientasikan target pada pencapaian prestasi mekanistik, melainkan pada pembentukan ketahanan mental, integritas moral, serta penumbuhan daya saing global (global competitiveness) yang adaptif terhadap dinamika zaman,” ujar H. Azhari,SH.,MH.
Beliau juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lebong secara berkelanjutan menegaskan komitmen regulasi untuk mengawal ekosistem pendidikan yang inklusif.
“Pemerintah daerah akan terus mengupayakan ketersediaan instrumen pendukung yang representatif agar standarisasi literasi dan numerasi nasional dapat terinternalisasi dengan baik pada setiap satuan pendidikan di Kabupaten Lebong. Kepada anak-anakku yang berangkat, optimalkan seluruh potensi kognitif dan afektif yang kalian miliki. Bawalah nama baik daerah dengan penuh integritas,” pungkasnya.
Prosesi pelepasan ini diiringi oleh resonansi dukungan moral serta untaian doa dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Lebong. Diharapkan, kehadiran delegasi ini mampu menyuarakan reputasi positif daerah sekaligus membawa pulang pengalaman akademis yang konstruktif bagi kemajuan pendidikan demi terwujudnya kabupaten Lebong yang Maju,Berkeadilan Dan Berdaya Saing Yang Berwawasan Lingkungan. (RMF-NikBong)


















