Namun, pihaknya masih menunggu pemerintah desa dan kelurahan kooperatif terkait peta tersebut.
“Jika ada yang tidak setuju maka silahkan ajukan permintaan sama kita untuk menggelar kegiatan survei lapangan penegasan batas. Tapi, kalau tidak mengusulkan maka dianggap setuju dengan peta Katrometrik tersebut,” demikian Herru.
Sementara itu, Penjabat Kades Pelabai, Sisvi Kartika menambahkan, pihaknya meminta Bagian Pemerintahan dan Topdam II SRIWIJAYA turun survei penegasan batas desanya untuk menghindari konflik di kemudian hari.
“Iya sesuai permintaan kita, jangan sampai adanya konflik kemudian hari. Sehingga, batas desa kita cleae,” singkatnya.9Alexander)














