Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.
Lebong. PortalBermano.com – Pembangunan Jalan Semelako-Embong Panjang yang masuk ke dalam proyek Intruksi Presiden (Inpres) terus dikebut. Sebelum rampung, Anggota DPRD Lebong Dapil II meminta agar PLN ULP Muara Aman hingga pihak telkom segera memindahkan tiang yang masih berada nyaris di tengah jalan inpres tersebut.

Hal itu disampaikan sejumlah Anggota DPRD Lebong Dapil II sa’at meninjau langsung proyek inpres yang terletak wilayah Kecamatan Lebong Tengah, Kabupaten Lebong, pada Selasa (21/11) sekitar pukul 13.00 WIB.
Seperti yang disampaikan Anggota DPRD Lebong, Rinto Putra Cahyo didampingi dua anggota DPRD Lebong lainnya, yakni Ronald Reagen beserta Pip Haryono.

Menurutnya, saat turun ke lokasi pihaknya langsung mengonfirmasi ke Manager PLN ULP Muara Aman M Hidayat Isnaini.
Seiring dengan pembangunan jalan tersebut, sebenarnya pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN terkait tiang listrik yang berada di tengah jalan, rencana pemindahan konstruksi tiang ke tepi jalan agar tidak mengganggu pengguna jalan.
“Kita sudah klarifikasi ke PLN ULP Muara Aman pemindahan tiang listrik dan Telkom itu menjadi tanggungjawab kontraktor. Alasannya belum dipindahkan, pihak (PLN) masih menunggu kesiapan pembiayaan dari pihak kontraktor terkait pemindahan tiang listrik tersebut,” ujar Rinto.
Dengan kondisi tersebut, Rinto mengaku perlu segera melakukan tindakan, yakni memindah tiang ke tepi jalan.
“Menurut pihak PLN ULP Muara Aman biaya pemindahan tiang listik satu paket dalam RAB pembangunan/pelebaran jalan,” tuturnya.
Sementara Camat Lebong Tengah Indera Setiawan SKM yang ikut hadir mendampingi Rombongan menyebutkan bahwa pihaknya senangtiasa memantau perkembangan pembangunan pelebaran jalan ruas Embong panjang – Semelako dengan menerima dan menampung keluhan serta memberikan Himbauan kepada warga demi kelancaran pengerjaan kegiatan proyek pelebaran jalan ini, meskipun sampai sa’at ini pihak Kontraktor pelaksana belum pernah berkomunikasi dengan pemerintah kecamatan Lebong tengah.
“Uku Awei Tungua kiyeu ne, coa tun maham ige,meskipun awei o uku tep menerima dan menampung serta memberikan arahan kepada masyarakat untuk kelancaran Proyek ini.” Jelas Indra.
(“Saya tidak ubahnya seperti Tunggul kayu, yang tiada berguna, Meskipun begitu saya tetap menerima dan menampung serta memberikan arahan/pengertian kepada warga demi kelancaran kegiatan proyek ini.”)Jelas Indra Dalam bahasa Rejang.
Dari pantauan di lapangan, pengerjaan proyek di ruas Semelako menuju Embong Panjang itu sudah dilakukan pengaspalan. Baik pelebaran jalan eksisting maupun pembuatan jalan baru sebagian telah pengaspalan jalan. (Alexander)















