Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.
Lebong. PortalBermano.com – Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupoaten Lebong dr Eni Efriyani dengan didampingi sejumlah pejabat Struktural Managemen RSUD serta pejabat Struktural Dinas kesehatan kabupaten Lebong berharap mendapat alokasi anggaran tambahan.

Hal ini disampaikan oleh dr Eni Efriyani sa’at rapat pembahasan KUA PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara) APBD-Perubahan tahun anggaran 2025 di ruang rapat komisi 1 DPRD kabupaten Lebong Senin (1/9).

Rapat pembahasan KUA PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara) APBD-Perubahan tahun anggaran 2025 ini dipimpin sekretaris komisi 1 dengan dihadiri sejumlah anggota komisi 1 lainnya diantaranya Pipit Arianto dan Etti susiani serta Selvi .

Dihadapan komisi 1 dr Eni Efriyani menyampaikan kondisi terakhir terkait beban dan tanggungjawab keuangan yang sedang dialami oleh managemen RSUD Lebong.
“Pasca penanganan kejadian luar biasa (KLB) keracunan makan yang dialami ratusan siswa siswi di kabupaten Lebong yang terjadi beberapa waktu lalu, membuat kondisi keuangan RSUD lebong memerlukan perhatian serius, terutama terkait persediaan obat yang banyak terpakai sa’at penanganan kejadian luar Biasa (KLB) dimaksud.“ Ungkap Eni Efriyani.
Sementara dalam pantauan awak media PortalBermano.com, apa yang disampaikan oleh Plt direktur RSUD Lebong mendapat perhatian serius dari pimpinan dan peserta rapat terutama dari pihak Komisi 1 DPRD kabupaten Lebong. (RMF-NikBong)
















1 komentar