Bupati Lebong, Kopli Ansori mengatakan, berdasarkan peninjauannya, ia menemukan sejumlah rumah milik warga di daerah itu yang rusak akibat banjir.
Dia juga menerima keluhan warga yang merasa lelah karena banjir menerjang setiap tahun, ketika puncak musim hujan tiba.
https://portalbermano.com/dampak-banjir-bandang-24-unit-jembatan-gantung-di-lebong-rusak/
Politisi PAN ini menjelaskan, bahwa warga dapat mengajukan perbaikan rumah kepada kepala desa masing-masing, untuk kemudian diteruskan kepada BPBD dan instansi terkait.
“Untuk pemulihan ekonomi jembatan gantung dalam bulan ini segera akan dibangun dan rumah yang rusak segera diperbaiki,” ujar Kopli dihadapan warga yang terdampak banjir.
Selain itu, orang nomor 1 di Kabupaten Lebong ini mengajak masyarakat dapat mengambil hikmah dari musibah yang terjadi.

Bupati juga memberikan solusi kepada masyarakat terdampak yang ingin direlokasi dari lokasi semula ketempat yang lebih aman.
“Usulan masyarakat tadi tidak memungkinkan bangunan dihuni. Nah, bagi saya kalau ada lahan kosong milik bapak-ibu yang nyaman, kita akan bangun langsung. Asal bapak-ibu nyaman,” ucap Kopli disambut dengan tepuk tangan oleh warga.
Lebih jauh, Kopli menegaskan, apabila rumah di dekat bantaran sungai tersebut masih ingin dihuni oleh warga setempat maka pihaknya akan melakukan perbaikan rumah yang rusak tersebut. Terhitung dalam 2 minggu kedepan.
“Tapi, kalau masih mau dihuni, yang jebol tadi kita akan perbaiki dalam 2 minggu kedepan. Nanti siapa yang mau pindah surat buat pernyataan dan tanahnya diserahkan ke negara, dan tidak boleh dihuni lagi. Kami siap bangun lagi jika ada tanah yang kosong,” demikian Kopli.(Alexander)





















1 komentar