Sementara itu, Penjabat Kades Bungin, Sangkut menyebutkan, bahwa ratusan hektar area (Ha) sawah milik masyarakat di sepanjang aliran air dikhawatirkan berdampak.
Sebab, air yang berasal dari Hulu DAS Air Kotok meluap ke persawahan hingga pemukiman warga.
Penyebabnya dikarenakan sisa-sisa material dan hingga sampai sekarang belum dilakukan normalisasi.
“Perlu di ketahui, DAM ini berfungsi untuk menahan debit air yang menghubungkan beberapa muara sungai kecil di beberapa kecamatan lainnya, sebagai aliran irigasi persawahan masyarakat. Kalau hanya tinggal satu DAM lagi, tidak menutup kemungkinan dampaknya bakal lebih besar,” ucap Sangkut.


















