Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.
Lebong. PortalBermano.com – Keluarga besar SMP Negeri 08 Lebong ,yang terdiri dari Dewan Guru dan para siswa yang diwakili OSIS, salurkan bantuan pembiayaan berobat Didi Apriyudi warga desa Sukabumi kecamatan Lebong Sakti kabupaten Lebong provinsi Bengkulu.Kamis (15/5).

Kedatangan keluarga besar SMP 08 Lebong dikediaman Didi Apriyudi yang berlokasi di desa Sukabumi kecamatan Lebong Sakti menarik perhatian warga sekitar, mengingat ramainya rombongan para guru dan siswa SMP 08 Lebong yang datang mengunjungi Didi Apriyudi.
Pada kesempatan tersebut keluarga besar SMP 08 Lebong yang diwakili oleh Catur Sugito selain mennyalurkan bantuan berupa uang tunai yang dikumulkan melalui aksi peduli keluarga besar SMP 08 Lebong untuk Didi Apriyudi, Catur juga menyampaikan permohonan ma’af atas keterlambatan mereka mengetahui kondisi Didi Apriyudi yang juga adalah orang tua kandung dari siswa/anak didik mereka.

“Kami mohon ma’af,sebelumnya kami tidak mengetahui kondisi dari orang tua kandung anak didik kami siswa kelas VIII, dan kami baru mengetahui setelah adanya pemberitaan di media Online PortalBermano.com.”Ujar Catur.
Selain berharap agar bantuan yang disampaikan dapat meringan beban Didi Apriyudi untuk berobat/rujuk ke Bengkulu, Catur kembali menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pihak Media Online PortalBermano.com yang telah menyampaikan informasi terkait keadaan Didi Apriyudi Orang tua kandung dari anak didik mereka.
“Terimakasih kami sampaikan kepada pihak media Online PortalBermano.com yang telah memberikan informasi kepada kami keluarga besar SMP 08 Lebong tentang keadaan orang tua kandung anak didik kami yang sangat memerlukan bantuan dari berbagai pihak.”Jelas Catur.
Terlihat sejumlah dewan guru dan siswa yang hadir menyeka dan menahan air mata hanyut dalam kesedihan sa’at mengetahui kondisi Didi Apriyudi dan suasana serta keadaan kediamannya.
https://portalbermano.com/smp-08-lebong-bakal-gelar-aksi-peduli-bantu-didi-apriyudi-berobat/
Ditempat yang sama Didi Apriyudi juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak keluarga besar SMP 08 Lebong atas bantuan dan kepedulian kepada dirinya dan keluarga .
“Saya ucapkan terimakasih kepada bapak ibu guru dan keluaraga besar SMP 08 Lebong yang telah memberikan perhatian dan kepedulian kepada diri saya dan keluarga, kedepan bantuan ini akan saya pergunakan untuk membiayai perjalanan saya untuk berobat (Rujuk) Ke kota Bengkulu.” Ucap Didi Apriyudi dengan wajah haru.
https://portalbermano.com/6-bulan-pasca-kecelakaan-tak-mampu-mencari-nafkah-mau-berobat-didi-warga-sukabumi-butuh-bantuan/
Sebagaimana pemberitaan media Online PortalBermano.com sebelumnya, Didi Apriyudi warga desa Sukabumi kecamatan Lebong sakti kabupaten Lebong provinsi Bengkulu ini adalah korban kecelakaan, hal tersebut terjadi 6 bulan lalu.
Dalam peristiwa kecelakaan tersebut Didi Apriyudi ayah dari tiga orang anak ini mengalami cacat yang mengakibatkan kaki sebelah kanannya belum bisa berpungsi sebagaimana mestinya dan terpaksa harus menggunakan dua tongkat penyanggah untuk berdiri dan berjalan.
Lebih jauh lagi dengan kondisi yang demikian Didi Apriyudi tidak bisa melaksanakan aktifitas mencari Nafkah untuk menafkahi 3 orang anak yang masik kecil kecil dan istrinya.
Disampaikan oleh Didi Apriyudi dalam pemberitaan yang lalu, sa’at ini istrinyalah yang mengambil alih tugasnya dalam mencari Nafkah untuk menafkahi dirinya dan anak anak mereka, bahkan salah satu dari anak mereka Terpaksa harus nyambi kerja secara freelance di bengkel Qinan Body Repair yang ada di desa mereka demi untuk mencukupi kekurangan biaya hidup keluarga.
“Sa’at ini istri saya terpaksa bekerja menjadi buruh serabutan, mutir kopi atau merumput serta lainnya,sambilan memomong anak kami yang kecil dan masih berusia 3 tahun.”Sebut Didi Apriyudi.
Terkomfirmasi juga bahwa Didi Apriyudi sebelumnya juga sudah mengajukan proposal Bantuan sakit ke Pemerintah kabupaten Lebong melalui dinas sosial, namun oleh karena suatu dan lain hal hingga sa’at ini proposal bantuan tersebut masih belum jelas. (RMF-NikBong)

















2 komentar