Horree….. Pemkab Lebong Raih Piagam Penghargaan Sukses Tekan Angka Kematian Bayi Tahun 2022-2024

Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.

Lebong. PortalBermano.com – Pemerintah kabupaten Lebong raih penghargaan dari pemerintah provinsi Bengkulu,  terkait dengan suksesnya melakukan penekanan dan menurunkan angka kematian Bayi (AKB) dari sejak  tahun 2022 hingga 2024.

Hal ini disampaikan oleh kepala dinas kesehatan kabupaten Lebong Rachman, SKM.,MKM.,M.Si., kepada awak media PortalBermano.com sa’at diwawancarai diruang kerjanya Senin (24/11).

Berikut Vidio wawancara singkat awak media POrtalBermano.com bersama Kadinkes Lebong Rachman SKM.,MKM.,M.Si :


Sesuai dengan berbagai upaya menurunkan angka kematian bayi meliputi pemeriksaan kehamilan yang rutin (ANC) dan teratur, peningkatan kualitas persalinan yang aman oleh tenaga medis terlatih, serta pemantauan bayi baru lahir yang intensif, termasuk imunisasi dan pemberian ASI eksklusif.

Upaya ini juga melibatkan edukasi kepada ibu hamil, pendampingan oleh keluarga dan masyarakat, serta kerja sama lintas sektor antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

Selain itu kita juga melakukan berbagai upaya melalui Bidan dan tenaga kesehatan yang ada di setiap puskesmas agar menghimbau kepada seluruh masyarakat (Ibu Hamil) untuk secara ruting melakukan Pemeriksaan kehamilan (ANC).

Dijelaskan oleh Rachman melakukan pemeriksaan kehamilan minimal empat kali, terutama di fasilitas kesehatan, sesuai anjuran Kampung Keluarga Berkualitas.

Mendapatkan edukasi tentang kehamilan, persalinan, perawatan pascapersalinan, dan pemberian ASI eksklusif.

Persalinan yang aman, hendaknya Ibu Hamil melakukan persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan yang memiliki tenaga medis terlatih.

Mengikuti program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K), Perawatan bayi baru lahir dengan memberikan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) segera setelah lahir.

Memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi, Memastikan bayi mendapatkan imunisasi lengkap dan perawatan yang sesuai.

Pendampingan dan pemantauan, Pendampingan ibu hamil dan bayi baru lahir secara intensif oleh Bidan dan kader,serta petugas kesehatan.

Menerima kunjungan rumah untuk pemantauan kondisi ibu dan bayi setelah persalinan.sekaligus mengedukasi dan pemberdayaan masyarakat

Pemberdayaan keluarga dan masyarakat melalui Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA) dan kegiatan Posyandu.

Berikut tak lupa keberhasilan yang dicapai berkat terjalinnya Kerja sama lintas sector,seperti Koordinasi antara Dinas Kesehatan, rumah sakit, puskesmas, dan bidan praktek mandiri untuk penanganan dan rujukan dini.

Kerja sama antara semua sektor pelayanan dan organisasi masyarakat untuk mensukseskan program penurunan angka kematian bayi (AKB).  Demikian Rachman, SKM.,MKM.,M.Si. (RMF-NikBong)

Follow Portal Bermano di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *