Kementan juga menggandeng Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mempercepat pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur irigasi.
“Kementan nanti akan bersinergi dengan Kementerian PU untuk memastikan infrastruktur irigasi yang mendukung program ini segera diperbaiki dan dibangun,” tambahnya.
Kemudahan Akses Sarana dan Prasarana untuk Petani
Untuk mendukung petani, Kementan telah menyiapkan sarana dan prasarana seperti pupuk bersubsidi, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga peralatan pengolahan tanah.
Hedi menegaskan bahwa akses petani terhadap fasilitas ini tidak boleh dipersulit.
“Mulai 1 Januari 2025, aturan baru pendistribusian pupuk subsidi berlaku. Petani dapat langsung menggunakan pupuk tanpa hambatan. Intinya, kami tidak ingin mempersulit petani,” tegas Hedi
https://portalbermano.com/100-hari-kerja-azhari-bambang-diterpa-isu-tidak-sedapini-himbauan-inspektur/
Kementan juga telah menyederhanakan prosedur distribusi pupuk subsidi untuk mempercepat penggunaannya di lapangan. Dengan langkah ini, diharapkan petani dapat lebih mudah meningkatkan produktivitas lahannya.
Hedi optimistis bahwa berbagai langkah strategis ini akan mendongkrak produksi padi nasional, terutama di tengah tantangan perubahan iklim dan konflik geopolitik yang memengaruhi rantai pasok pangan global.
“Bapak Bupati selalu menekankan pentingnya memberikan yang terbaik untuk kabupaten Lebong ini,” jelas Hedi
“Sinergi semua pihak sangat diperlukan agar kita bisa merealisasikan swasembada pangan secepat mungkin,” ujarnya.
















1 komentar