Fraksi PAN yang dibacakan Pip Haryono menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam atas kerja keras eksekutif yang telah menyampaikan tiga raperda tersebut.
“Terkait Raperda tahun 2023 ini, anggaran yang telah disepakati dan dianggarkan tiap-tiap OPD dapat terealisasi, meningkatkan kinerja masing-masing OPD untuk mengoptimalkan dalam pelaksanaan apa yang sudah dianggarkan agar tidak terjadi SILPA di akhir tahun,” sampai Pip.
Kemudian, Fraksi Gerakan Perjuangan Rakyat yang dibacakan Piter Saputra menyampaikan sejumlah catatan. Diantaranya menyarankan meningkatkan sinergi antara DPRD Lebong dan Pemda Lebong
“Hal ini bisa dilakukan secara optimal dalam koridor saling asah dan saling isi dengan menjunjung nilai-nilai kebersamaan sesuai dengan fungsi, tugas dan peran kita masing-masing,” kata Piter.
Selain itu, fraksi Gerakan Perjuangan Rakyat meminta agar penyerapan anggaran diharapkan bukan hanya sekedar teserap saja. Namun, juga diharapkan penyerapan memberikan efek positif dalam rangka menggerakan pembangunan daerah dan memberikan stimulus pertumbuhan ekonomi rakyat.
“Dengan mengucapkan bismillahir Rahmanir rahim Gerakan Perjuangan Rakyat menerima dan menyetujui tiga raperda ini untuk menjadi Perda Kabupaten Lebong,” ucapnya.
Lalu, Fraksi Nasdem yang dibacakan Yeni Herdiyanti menyarankan agar menyiapkan langkah-langkah yang dilakukan dalam kebijakan APBD TA 2024 agar bisa dipergunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lebong. Terutama berpihak pada layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan dan perekonomian.
“Diharapkan kepada pihak eksekutif agar dapat memberikan sosialisasi kepada para pedagang terkait teknis pengelolaan pasar secara jelas dan segera melakukan hearing kepada perwakilan pedagang di Kabupaten Lebong,” tuturnya.

















