Pemeran Video Asusila 8 Detik Ucapkan Permohonan Maaf Dan Jalani Sanksi Adat ‘Punjung Sawo’

Dia berharap, proses pemulihan konflik di tengah masyarakat ini dapat ditiru oleh pemerintah desa lain. Sehingga, tidak ada main hakim sepihak di tengah masyarakat.

“Kejadian seperti ini cukup sampai disini. Khusus untuk para anak-anak kutai dan masyarakat jangan dibahas lagi. Video kalau ada langsung dihapus jangan lagi dishare,” pungkasnya.

Sementara itu, Pj Kades Semelako III, Selfi Syahputra mengucapkan terima kasih karena warganya bersedia untuk menjalankan ritual adat ‘punjung sawo’ yang sudah disepakati bersama antara pemerintah desa dan BMA setempat.

“Kemudian, permohonan maaf ini juga salah satu titik awal untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang terjadi di masyarakat. Apalagi ini terkait moral dan adat, tentu harus diselesaikan secara adat,” jelas Selfi.

Tak hanya itu, Selfi berharap, gelaran ritual ‘punjung sawo’ ini kedepan menjadi pelajaran warganya. Sehingga, kedepan tidak melakukan perbuatan amoral tersebut.

“Kami di desa akan mencoba meredam yang terjadi di desa. Agar hal seperti ini tidak terulang lagi,” tutup Pj Kades.

Hal senada disampaikan Ketua MUI Kabupaten Lebong, Mukhlas berharap kedepan perbuatan seperti ini tidak terulang lagi. Sebab, dapat mencoreng nama baik Lebong.

“Dalam hadis nabi juga dijelaskan, lebih baik kita menutup aib seseorang,” ucapnya.

Ia mengaku, bahwa adat itu harus ditegakkkan. Sebab, adat ini adalah turunan para ulama. Adat ini bisa jadi payung hukum di tengah masyarakat.

Lebih jauh, ia mengajak, stake holder terkait berjibaku memberantas beberapa peristiwa yang terjadi beberapa hari terakhir ini.

“Kita belajar dari para ulama. Adat ini penting. Kalau ada konflik di masyarakat bisa diselesaikan terlebih dahulu melalui adat. Kalau tidak, baru melalui proses hukum,” sebutnya.

Selanjutnya, salah satu pemeran video, Epi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat di daerah itu. Ia memastikan, perbuatannya itu tidak dibenarkan dan mengakui khilaf.

“Saya epi mengucapkan permohonan maaf kepada masyarakat. Terutama di Semelako III. Kepada rajo Lebong juga saya sampaikan permohonan maaf,” singkatnya dengan ekspresi menyesal.(Alexander)

Follow Portal Bermano di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan