Plot Anggaran Perbaikan Jalan di Lebong Minim, Pengamat: Politik Anggaran

Dia menuturkan, pagu yang dibutuhkan untuk pemeliharaan jalan di Provinsi adalah Rp 13 miliar. Anggaran Rp 2,9 miliar dinilai sangat minim.

“Demikian klarifikasi dan informasi yang bisa kami berikan semoga bisa menjadi informasi bagi masyarakat,” demikian Tejo.

Bahkan sampai ada warga yang sengaja menanam pohon pisang di jalan yang rusak. Sekaligus memancing di tengah jalan sebagai bentuk protes.

Tak hanya itu, anggota DPRD Provinsi Dapil Lebong tak luput dari kritikan. Wakil Lebong di Provinsi itu dinilai tidak becus. Termasuk Wakil Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah.

Apalagi dorongan perbaikan jalan itu bukan berkat dorongan legislatif. Namun, berkat diviralkan masyarakat lalu diperbaiki pemprov dengan anggaran sangat minim.

Kendati demikian masyarakat masih merasa belum puas. Sebab, perbaikan jalan dengan sistem tambal sulam sangat disayangkan oleh warga. Karena sistem perbaikan ini tidak akan menyelesaikan masalah.

“Wilayah kami ini bukan jalur lintas nasional. Mungkin di Provinsi Bengkulu, hanya Lebong tidak memiliki jalan berstatus jalan nasional. Harusnya, Pemprov memprioritaskan anggaran untuk Lebong,” beber warga Lebong Atas, Ijong yang juga bekerja sebagai sopir.(Alexander)

Follow Portal Bermano di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *