Pewarta: Rudhy Muhammad Fadhel
Lebong, PortalBermano.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong menegaskan komitmennya dalam mempercepat implementasi kesetaraan gender di seluruh lini birokrasi. Langkah ini dibuktikan dengan kesiapan jajaran Pemkab Lebong untuk mengikuti proses verifikasi lapangan dalam rangka Evaluasi Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) untuk tahun anggaran 2024 dan 2025 (PPE 2026) Rabu (21/10).

Proses verifikasi yang menjadi barometer penting ini dilaksanakan dan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (21/10). Guna memastikan koordinasi berjalan optimal, jalannya kegiatan akan dipusatkan di Aula Graha Bina Praja, Sekretariat Daerah Kabupaten (Setda) Lebong.
Evaluasi ini merupakan instrumen krusial untuk mengukur sejauh mana efektivitas, konsistensi, dan komitmen riil pemerintah daerah dalam mengintegrasikan perspektif gender ke dalam perencanaan, penyusunan, hingga pelaksanaan program pembangunan daerah selama dua tahun terakhir.

Berdasarkan agenda resmi Pemkab Lebong, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lebong, Dr. H. Syarifudin, S.Sos., M.Si., dengan didampingi oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Di sela-sela pelaksanaan Sekda Lebong Dr. H. Syarifudin, S.Sos., M.Si. menegaskan bahwa pengarusutamaan gender bukan lagi sekadar pelengkap program, melainkan fondasi utama dalam menciptakan pembangunan yang berkeadilan di Kabupaten Lebong.
“Verifikasi lapangan ini adalah momentum bagi kita untuk membuktikan bahwa keadilan gender telah masuk ke dalam setiap kebijakan anggaran dan program kerja di seluruh OPD. Kita ingin memastikan tidak ada kelompok masyarakat, baik laki-laki, perempuan, anak-anak, maupun penyandang disabilitas, yang tertinggal dalam merasakan manfaat pembangunan di Lebong,” tegas Syarifudin.

Tak hanya di level pimpinan tertinggi, ketajaman data dalam verifikasi ini juga akan dikawal oleh Asisten I Setda Lebong, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran Camat dari seluruh wilayah Kabupaten Lebong.
Kehadiran seluruh kepala OPD dan camat ini dinilai sangat krusial. Mereka memegang peran kunci sebagai penyedia data substantif sekaligus aktor lapangan yang melakukan sinkronisasi capaian program PUG. Sinergi ini diperlukan untuk membuktikan bahwa keadilan dan kesetaraan gender telah benar-benar terimplementasi, baik dalam kebijakan di tingkat instansi maupun pada program pemberdayaan masyarakat di tingkat kecamatan. Hingga berita ini ditayangkan agenda Zoom Meeting masih berjalan (RMF-NikBong)



















