Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel
Lebong. PortalBermano.com – Air mata haru tidak dapat dibendung oleh Megia Rio Mandala. Tenaga kesehatan (nakes) yang berhasil menembus posisi Kandidat 3 Besar DPD RI Awards tahun 2026 ini mengaku sangat emosional sepanjang mengikuti proses seleksi yang ketat.

Kepada awak media PortalBermano.com pada Jumat (9/10/2026), Megi mengungkapkan bahwa pencapaiannya hingga ke titik ini merupakan sebuah perjuangan yang luar biasa dan sarat akan pengorbanan.
“Seleksi DPD RI Awards tahun ini sangat menguras air mata saya. Sejak awal lolos berkas, masuk 50 besar, 10 besar, hingga hari ini dinyatakan masuk 3 besar, air mata ini tidak berhenti mengalir,” ungkap Megia dengan nada haru.
Ia mengaku sempat tidak menyangka bisa melangkah sejauh ini. Pasalnya, para kompetitor yang dihadapi merupakan figur-figur berbobot yang memiliki latar belakang mumpuni di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya tahu saingan saya adalah orang-orang hebat. Rata-rata mereka datang dari kalangan akademisi, peneliti, dan dosen yang telah banyak mendapat penghargaan nasional serta internasional,” tambahnya.

Harapan untuk Inovasi Mandiri Selama 8 Tahun, Keberhasilan Megia menembus jajaran elite DPD RI Awards ini tidak lepas dari inovasi yang telah ia kembangkan. Di balik kesuksesan tersebut, ada cerita perjuangan panjang yang ia rintis tanpa bantuan dana dari pihak luar.
Inovasi pelayanan yang ia gagas ternyata sudah berjalan selama delapan tahun secara mandiri. Mengingat besarnya manfaat dari program tersebut, Megia menaruh harapan besar agar inovasi ini bisa diadopsi dalam skala yang lebih luas.
“Harapan saya, semoga inovasi ini bisa digunakan di seluruh Indonesia. Saya juga berharap ada pihak sponsor yang mau membiayai pengembangan inovasi ini. Sebab, selama delapan tahun berjalan, tidak ada pendanaan khusus, semua kami lakukan secara mandiri,” jelasnya.
Suarakan Kesejahteraan Tenaga Kesehatan, Sebagai seorang nakes, Megi tidak melewatkan momentum berharga ini untuk menyuarakan nasib rekan sejawatnya. Ia menitipkan pesan kuat kepada pemerintah agar lebih memperhatikan aspek kesejahteraan para tenaga medis di lapangan.
Menurutnya, jaminan kesejahteraan yang baik dari pemerintah merupakan kunci utama agar para tenaga kesehatan dapat bekerja dengan tenang dan memberikan dedikasi penuh kepada publik.
“Saya juga sangat berharap semoga pemerintah dapat memperhatikan kesejahteraan nakes, agar kami bisa fokus memberikan pelayanan terbaik kami kepada masyarakat,” pungkas Megia menutup perbincangan. (RMF-NikBONG)


















