Untuk layanan Kesehatan Masyarakat Rejang Lebong,Pemkab Usulkan Anggaran Ratusan Miliar Ke Pusat.

Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel

Rejang Lebong. PortalBermano.com –  Pemerintah kabupaten Rejang Lebong melalui Dinas kesehatan mengusulkan ratusan Miliar anggaran ke pemerintah pusat (Kemenkes RI dan Bappenas) anggaran ratusan miliar tersebut untuk pembangunan Infrastruktur Alkes dan Relokasi Bangunan RSUD.

Layanan Kesehatan sebagai layanan  dasar bagi masyarakat kabupaten Rejang Lebong mendapat perhatian serius dari Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari SE.,MAP., bahkan terkait layanan dasar ini. M.Fikri Thobari SE.,MAP dan Dr. H. Hendri S.STP.,M.Si  menjadikannya sebagai bagian dari Visi dan misi dalam mencalonkan diri sebagai Bupati dan wakil bupati kabupaten Rejang Lebong hingga berbuah manis dan terpilih sebagaimana sa’at ini.

Dan tidak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong sa’at ini, menyiapkan anggaran Jaminan kesehatan daerah (Jamkesda)  atau akrab ditengah masyarakat dengan sebutan BPJS Gratis senilai Rp 24 Miliar, anggaran tersebut untuk membayar iuran BPJS bagi masyarakat yang belum tercover program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hal ini disampaikan oleh Bupati Rejang Lebong  Muhammad Fikri Thobari SE.,MAP.,melalui kepala dinas kesehatan kabupaten Rejang Lebong Dhendi Novianto Saputra kepada Awak media PortalBermano.com Selasa siang (6/5).

“Kita sudah mengusulkan anggaran dengan nilai 350 Miliar ke pemerintah pusat melalui Kementerian kesehatan (Kemenkes RI)  dan Badan perencanaan pembangunan Nasional (BAPPENAS) yang diantaranya adalah untuk Relokasi bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).”Jelas Dhendi.

Sementara Anggaran untuk jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) atau lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan BPJS Gratis, Pemerintah kabupaten Rejang Lebong telah menganggarkan 24 miliar  nantinya akan dibayar ke pihak BPJS Kesehatan secara bertahap dalam program Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan pelayanan kesehatan semesta oleh Pemerintah Pusat.

“Berdasarkan hasil Rekon bersama pihak BPJS beberapa waktu lalu, angka kepesertaan aktif kita masih berada di 98,8% sehingga tahun ini kita sangat Optimis akan kembali meraih penghargaaan Universal Health Coverage (UHC) .” Pungkas Dhendi

Sa’at ini kami juga sedang fokus pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan implementasi program-program kesehatan nasional, seperti Puskesmas Integrasi Layanan Primer (ILP), yang ditargetkan untuk diterapkan di semua puskesmas dan optimalisasi program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) serta meningkatkan pelayanan Public Safety Center (PSC) 119, dimana untuk Public safety Center (PSC) kabupaten Rejang Lebong selain menjadi rujukan bagi kabupaten lain, juga adalah terbaik urutan ke 9 secara nasional Tutup Dhendi (RMF-NikBong)

Follow Portal Bermano di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *