Ia mencontohkan seperti data kependudukan Lebong saat ini menyentuh angka 112 ribu jiwa. Hanya saja, saat melakukan audiensi dengan pihak kementerian jumlah penduduk hanya 110 ribu jiwa.
Padahal, data kependudukan ini menurutnya sangat mempengaruhi angka penerimaan Dana Alokasi Umum (DAU).
“Artinya, ada pengurangan 2.000 penduduk. Bayangkan kalau indeks DAU hitungannya Rp 500 ribu perjiwa,” terang Sekda.
Namun data itu, menurutnya tidak langsung diserahkan di Kemenkeu. Data itu cukup diupgrade di kementerian masing-masing. Seperti Dukcapil upgrade kependudukan di Dirjen Dukcapil, Bina Marga upgrade data jalan di Kementerian PUPR. Lalu, data kesehatan diupgrade di Kementerian Kesehatan.
“Ketika datanya sudah upgrade semua. Mudah-mudahan nanti akan ada perubahan angka penyaluran DAU kita,” demikian Sekda.(Alexander)


















