Warga Sukasari Kena Bacok, Kasatreskrim: Pelaku Masih Pengejaran

Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.

Lebong. PortalBermano.com – Lebong selatan berdarah, Irwanto alias Tek (48), warga asal Desa Sukasari, Kecamatan Lebong Selatan, Kabupaten Lebong harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit usai dibacok oleh pria asal Desa Kutai Donok, Kecamatan Lebong Selatan, berinisial BO (42) yang saat ini masih dalam pengejaran kepolisian.

Data terhimpun, sebelum peristiwa itu terjadi, sekitar pukul 12.30 WIB, korban menghampiri dua saksi berinisial Me (29) dan TS (43) warga Sukasari yang sedang melaksanakan pekerjaan cor jembatan di Desa Sukasari.

Kedatangan korban kabarnya untuk meminta sedikit semen sembari berbincang dengan kedua saksi.

Lalu, setengah jam kemudian atau sekitar pukul 13.00 WIB, datanglah pelaku BO sembari memanggil korban dengan ucapan bahasa daerah ‘Tek Mio Kileak (Tek Kesini dulu.

Tanpa ada curiga, korban langsung menghampiri pelaku. Hanya saja, saat dekat dengan pelaku, korban langsung dibacok oleh pelaku dengan senjata tajam. Akibat dari kejadian tersebut, pelaku mengalami luka bacok di pundak bawah sebelah kiri.

https://portalbermano.com/lebaran-kopli-ansori-gelar-open-house-di-pendopo-rumah-dinas/

Kapolres Lebong, AKBP Awilzan melalui Kasat Reskrim IPTU Rizky Dwi Cahyo S.Trk, S.I.K saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

Ditambahkan Kasat, pelaku langsung kabur usai melakukan penganiayaan berat tersebut.

“Pelaku kabur. Tapi identitas pelaku sudah kita kantongi,” ujar Kasat kepada awak media ini, Selasa (9/4) malam

Saat ini korban langsung dibantu kedua saksi serta dibawa ke Puskesmas Tes. Mengingat luka yang dialami cukup parah korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Curup.

“Untuk motifnya belum bisa kita simpulkan, karena pelaku masih dalam pengejaran dan korban masih menjalani perawatan intensif,” ucap Kasat.

Atas perbuatannya sendiri, pelaku akan disangkakan Pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan berat. (Alexander)

Follow Portal Bermano di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar