Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.
Lebong. PortalBermano.com – Kementerian Pertanian (Kementan) mengalokasikan anggaran besar untuk program optimalisasi lahan pada tahun 2025 mencapai Rp13 triliun dari total anggaran Rp29 triliun untuk Kementerian Pertanian.
Dana ini difokuskan pada pengelolaan lahan rawa dan lahan kering guna mendukung target swasembada pangan nasional, yang juga didukung oleh program-program lain seperti irigasi, pompanisasi, cetak sawah, dan penyediaan alat mesin pertanian (Alsintan)

Sementara Program optimasi lahan di Kabupaten Lebong pada tahun 2025 merupakan bagian dari program cetak sawah dan optimalisasi lahan yang lebih besar di Provinsi Bengkulu, yang mencakup perencanaan, pelaksanaan survei, hingga konstruksi fisik cetak sawah dan optimasi lahan. Meskipun rincian spesifik untuk Lebong belum tersedia secara luas, program ini melibatkan petani, kelompok tani, dengan target utama adalah meningkatkan ketahanan pangan dan produksi pertanian di wilayah ini.
Informasi Spesifik untuk Lebong ,Program optimasi lahan di Kabupaten Lebong adalah bagian dari kegiatan provinsi, yang rinciannya dapat ditemukan dalam dokumen usulan kegiatan dan survei di tingkat desa dan kelurahan.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan lahan non-rawa untuk kegiatan pertanian di Kabupaten Lebong.
Tujuan Program adalah Peningkatan Ketahanan Pangan, Memastikan ketersediaan dan produksi pangan yang cukup untuk masyarakat dan,
Peningkatan Produksi Pertanian, dengan mengoptimalkan penggunaan lahan yang sudah ada untuk meningkatkan hasil pertanian,serta,
Peningkatan Pendapatan Petani dan membuka peluang dan sarana bagi petani untuk meningkatkan hasil dan pendapatan mereka.

Dikomfirmasi kepada kepala dinas pertanian dan perikanan kabupaten Lebong Hedi Parindo. SE., melalui sambungan pesan Whaatshaap, Hedi Parindo.SE., menyebutkan ada 123 kelompok penerima manfa’at, diantaranya Kelompok P3A dan kelompok tani dengan total luasan lahan mencapai 2500 hektar lebih.
“Benar ada 123 kelompok penerima manfa’at Dana hibah optimasi lahan dengan total 13 miliar lebih, yaitu Kelompok tani dan dan kelompok P3A dengan total luasan lahan mencapai 2500 hektar Lebih.”Sebut Hedi Perindo. (RMF-NikBong)



















