Akselerasi Ketahanan Pangan dan Revitalisasi Ekonomi Berbasis Akuakultur di Kabupaten Lebong

Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel

Lebong. PortalBermano.com – Dalam upaya memitigasi risiko kerawanan pangan dan menstimulasi pertumbuhan ekonomi domestik, Pemerintah Kabupaten Lebong melalui Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperkan) menginisiasi langkah strategis trans-regional.

Disperkan Lebong resmi menjalin sinergi dengan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Jambi untuk mengimplementasikan program intervensi perikanan darat berkelanjutan di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Swarang Patang Stumang.

Kerja sama eksternal ini diproyeksikan menjadi katalisator penting dalam memulihkan dan meningkatkan produktivitas sektor perikanan air tawar lokal melalui alokasi bantuan benih ikan unggul.

Pendekatan Strategis yang dilakukan adalah dengan menggabungkan Ekosistem Alami dan Budidaya Konvensional Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lebong, Silvia Evawani Alissa, SE., M.Si., Melalui Kepala Bidang Perikanan, Faidil Syahidin,SP.,, mengonfirmasi bahwa hasil koordinasi dengan BPBAT Jambi menunjukkan indikator yang sangat positif.

Aspek hilirisasi bantuan ini akan difokuskan pada dua instrumen metodologi utama, Pertama melalui program Restocking Perairan Umum (Restorasi Ekologis) Program restocking (pelepasliaran benih ikan) didesain sebagai langkah konservasi keanekaragaman hayati air tawar (freshwater biodiversity).

Secara ilmiah, restocking berfungsi untuk memulihkan populasi ikan indigenous (asli) yang mengalami penurunan akibat eksploitasi berlebih (overfishing). Dan menjaga stabilitas rantai makanan dan keseimbangan trofik pada ekosistem perairan darat di Kabupaten Lebong. Yaitu menyediakan sumber protein hewani mandiri yang dapat diakses secara komunal oleh masyarakat di sekitar bantaran sungai dan danau.

Kedua dengan melakukan penguatan kelompok pembudidaya Ikan (Pemberdayaan Sosio-Ekonomi) Alokasi benih yang diserahkan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) ditujukan untuk meningkatkan skala produksi akuakultur komersial.

Pendekatan ini berfokus pada peningkatan produktivitas biomassa perikanan per satuan luas kolam melalui pemanfaatan benih berkualitas tinggi yang memiliki performa pertumbuhan cepat (growth rate) dan ketahanan penyakit yang baik.

Transformasi ekonomi linier menjadi sirkular, di mana Pokdakan mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang menopang kesejahteraan rumah tangga pembudidaya.Mewujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

“Insya Allah, Kabupaten Lebong akan segera menerima penyaluran benih ikan dari BPBAT Jambi untuk alokasi restocking dan distribusi langsung ke Pokdakan,” ujar Silvia Evawani Alissa, SE., M.Si., sebagaimana yang disampaikan  oleh Faidil pada Jumat (18/9).

Silvia Evawani Alissa menambahkan bahwa dari perspektif ketahanan pangan (food security), ketersediaan stok ikan yang melimpah dan kontinu secara langsung akan menurunkan prevalensi stunting dan memperbaiki status gizi makro masyarakat lokal.

Ikan air tawar merupakan sumber asam lemak esensial, omega-3, serta protein bermutu tinggi yang sangat dibutuhkan untuk pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Lebong.

Optimalisasi Manajemen Mutu dan Tepat Sasaran Hingga laporan ini diturunkan, Disperkan Kabupaten Lebong tengah melakukan kajian teknis dan verifikasi faktual terhadap calon penerima dan calon lokasi (CPCL).

Langkah akuntabilitas ini krusial untuk memastikan bahwa daya dukung lingkungan (carrying capacity) perairan umum memadai untuk menampung benih baru, serta memastikan Pokdakan yang dipilih memiliki kapasitas manajerial yang siap mengelola bantuan tersebut.

Melalui manajemen integratif ini, penyaluran bantuan dari BPBAT Jambi diharapkan tidak sekadar menjadi program seremonial, melainkan sebuah investasi bio-ekonomi jangka panjang demi kemakmuran dan kedaulatan pangan warga di Bumi Swarang Patang Stumang. (RMF-NikBong)

Follow Portal Bermano di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan