Laporan sementara, kata Tantomi, tanah longsor menimpa rumah warga Dusun I Desa Sukasari atas nama Miryana. Saat ini, korban sudah dievakuasi dan mengungsi ke tempat aman.
“Sebanyak 24 relawan dari Desa Sukasari sudah dilakukan pelatihan untuk dijadikan sebagai Desa Tangguh Bencana (Destana) tahun 2022. Saat ini relawan Destana sudah turun langsung untuk mengurangi resiko dampak banjir dan tanah longsor,” tambah Kalaks.
Lebih jauh, ia mengutarakan, jika desa tersebut memang rawan bencana lantaran lokasi rumahnya bertebing dan diareal perbukitan.
“Terhadap kawasan pemukiman rawan longsor tersebut sebelumnya sudah kami sampaikan datanya ke Dinas Perkim. Apabila ada program relokasi pemukiman rawan bencana,” Pungkas Tantomi.


















