Hearing , ketua komisi III DPRD Rama Chandra dorong Disperkan perhatikan sector perikanan selain MT-2

Redaksi Portalbermano.com

Lebong,Portalbermano.com  – Wujud Sinergitas antara Legislative dan eksekutive dalam mengawal dan mengisi pembangunan di kabupaten lebong khususnya di sektor pertanian dan perikanan patut mendapat apresiasi. Senin 29 Agustus 2022 Komisi III DPRD kabupaten Lebong mengundang Dinas pertanian dan perikanan (Disperkan) serta dinas ketahanan pangan  (DKP) dimana kedua organisasi perangkat daerah (OPD) ini adalah bagian dari Mitra kerja Komisi III.

Data terhimpun, hearing dilaksanakan untuk membahas rencana- rencana starategis dinas pertanian dan perikanan  baik yang sudah dan sedang dilaksanakan maupun rencana kerja yang akan datang. Seperti di ketahui Dinas Pertanian melalui bidang tanaman pangan dan Horticultura tengah giat giatnya mengupayakan peningakatan Indeks Produksi dengan progurun tanam pada musim tanam kedua atau yang lebih dikenal dengan MT-2.

Melalui program MT-2 yang sudah berjalan memasuki tahun ke 2, pemerintah kabupaten Lebong masih tetap memberikan perhatian serius melalui pembinaan kepada petani dan juga memberikan berbagai bantuan baik bibit pestisida dan lain sebagainya bahkan ditahun 2023 akan datang pemerintah kabupaten Lebong uk mengusulkan alokasi anggaran senilan 3 miliar lebih untuk mendukung program MT-2 diluar Infrastruktur dan alsintan sebagaimana disebutkan oleh Hedi Perindo Plt Kadisperkan lebong usai mengikuti hearing bersama komisi III.

Mengingat di tahun kedua jumlah kepesertaan petani yang mengikuti program MT-2 di nilai masih sangat minim disbanding dengan luasan lahan yang ada, ketua komisi III DPRD Lebong meminta dinas pertanian dan perikanan untuk tidak hanya terpaku dengan Program MT-2 melainkan juga harus melihat potensi lain selain tanaman padi seperti palawija dan dan sector perikanan.

Menurut Rama Chandra pasca musim tanam masih banyak lahan masyarakat yang ditinggal begitu saja tampa dikelolah hingga sampai masa tanam berikutnya. Untuk itu menurut Rama Chandra lahan yang masih productive tersebut seyogyanya masih bisa tetap dikelolah sehingga tetap menjadi lahan productive seperti menanm palawija atau kolam peternakan ikan.

“kabupaten Lebong sebelum ini , selain dikenal sebagai sumber penghasil beras juga adalah sebagai wilayah penghasil ikan Mas, Ikan mas Lebong sangat terkenal bukan hanya antar kabupaten dalam provinsi Bengkulu, tetap dikenal sampai ke provinsi tetangga ,”Sebut Rama Chandra.

Ditambahkan oleh Rama Chandra, bagi masyarakat yang lahan mereka memang belum siap untuk diikut sertakan pada program MT-2 sebaiknya di buatkan program perikanan dan lain lain sehingga lahan tersebut selalu productive.

Hal senada juga disampaikan oleh sekretaris komisi III Pip haryono, hanya saja Pip Haryono lebih menekankan pada azas manfa’at dari kegiatan – kegiatan pendukung program program yang ada, seperti pembangunan irigasi JUT dan lain lain, sebaiknya dipusat atau di prioritaskan pada daerah yang memang betul betul memiliki potensi yang memang patut diperhatikan terlebih dahulu, bukan hanya sekedar membangun tetapi tidak memiliki azas manfa’at yang maksimal bagi masyarakat. Tutup Pip Haryono.

Follow Portal Bermano di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan