Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.
Lebong. PortalBermano.com – Pemkab Lebong mengusulkan kepada Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untukbmenambah pemasangan KWh rumah tangga pada tahun anggaran 2024.
Kepala Bappeda Lebong, Zulhendri menyebutkan, Pemkab Lebong tahun 2023 ini kembali mengusulkan sekitar 200 penerima yang masuk dalam data kemiskinan ekstrem untuk mendapat bantuan listrik gratis dari Kementerian ESDM pada tahun 2024 mendatang.
Menurutnya, kemungkinan masih banyak rumah tangga kurang mampu yang belum berlistrik di daerah itu. Tetapi yang diusulkan mendapatkan bantuan sebanyak 200 rumah tangga.
“Kalau tahun depan kita usulkan 200 lebih. Kalau di data kita ada 300 KK yang masuk dalam data kemiskinan ekstrem belum menerima program listrik gratis,” ungkapnya.
Di sisi lain, ia mengaku, tahun 2022 lalu pihaknya sempat mengusulkan sebanyak 75 penerima. Namun, bantuan tersebut nyatanya sudah direalisasikan tanpa sepengetahuan Bappeda Lebong.
“Ini miss komunikasi, karena info kita dari staf Dinas ESDM Provinsi Bidang EKTL bernama Andri. Karena penyalurannya dilakukan langsung oleh provinsi tanpa melibatkan Pemerintah Kabupaten Lebong. Padahal, sebelumnya data ini dari Lebong,” katanya.
Menurutnya, Lebong kecipratan 98 penerima. Namun, terkait siapa saja penerimanya baru akan dilaporkan Dinas ESDM Provinsi Bengkulu kepada Bappeda Lebong.
“Besok kita akan dikirim (Dinas ESDM, red) siapa saja penerimanya kepada di Lebong. Ada 98 penerima,” bebernya.
Lebih jauh, ia menegaskan, wajar masyarakat Lebong mempertanyakan bantuan tersebut. Sebab, data tersebut dilaporkan kepada pihaknya.
“Wajar selama ini kita pertanyakan. Karena banyak warga yang menanyakan dengan kita kapan bantuan tersebut direalisasikan. Sebab, tahun 2022 kita usulkan 75 penerima untuk bantuan 2023,” timpal Kaban.
Zulhendri menegaskan, siap bersinergi bersama pemerintah pusat untuk mengeksekusi program-program yang sudah dicanangkan demi mewujudkan energi listrik yang berkeadilan bagi masyarakat Indonesia.
“Ini khusus untuk warga yang masuk ke dalam data kemiskinan ekstrim,” demikian Kaban.
Baca Juga :
https://portalbermano.com/bappeda-usulkan-ratusan-warga-lebong-terima-bantuan-sambungan-listrik-gratis/
Terpisah, Kadis ESDM Provinsi Bengkulu, Doni Swabuana menepis jika Lebong tidak kecipratan bantuan tersebut. Menurutnya
“Tidak benar yang disampaikan kepala Bappeda tahun ini Lebong memperoleh 98 BPBL. Tidak benar diarahkan ke Selatan semua.

Sebagai pejabat publik kurang elok mengeluarkan statement tanpa data dan cenderung sektarian,” jelasnya.
Lebih lanjut, tahun 2023 ini Lebong mendapatkan bantuan yang bersumber dari APBN mendapatkan bantuan 98 penerima.
“BPBL (Bantuan Pasang Baru listrik)Untuk rumah tangga tidak mampu (RTM).Tahun 2022 sumber APBD Provinsi Bengkulu Lebong dapat 75 sambungan baru,” demikian Doni. (Alexander)

















1 komentar