Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.
Lebong. PortalBermano.com – Tim Penyelidikan Epidemiologi yang dibentuk oleh Dinas Kesehatan (Dinkes)kabupaten Lebong melakukan penelusuran dan mendapatkan sample makanan yang menyebabkan lebih dari 400 siswa-siswi mengalami keracunan seusai menyantap makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Keracunan usai menyantap makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di nilai sejumlah pihak sudah masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB) dimana menimbulkan korban lebih dari 400 siswa siswi di kabupaten Lebong.

Bahkan Wakil Gubernur Bengkulu Ir Mi’an , Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si.. secara beriringan mengunjungi langsung kabupaten Lebong dan langsung menjenguk para korban yang dirawat di lorong lorong ruangan bahkan masjid dan musholah yang terpaksa digunakan untuk merawat para siswa yang terdampak keracunan makanan Program makan Bergizi gratis (MBG).

Diwawancarai oleh awak media PortalBermano.com kepala dinas kesehatan kabupaten Lebong Rachman SKM.,MKM.,M.Si melalui kepala bidang P2p Evan Marta SKM menyebutkan bahwa berdasarkan instruksi lisan kepala dinas kesehatan dirinya bersama rekan rekan TIM penyelidikan Epidemiologi (PE) sejak dari terdeteksinya peristiwa keracunanan makanan dari program makan bergizi gratis (MBG) telah melakukan penelusuran dan mendapatkan simple makanan yang terdiri dari tahu Mie dan bakso serta sayuran menu makanan Program makan Bergizi gratis (MBG) berikut muntahan para korban, yang selanjut semua itu sudah dikirim ke laboratorium BPOM provinsi Bengkulu untuk dilakukan pemeriksaan Mikrobiologi.
“Kami Tim Penyelidik Epidiomologi (PE) dalam kurun 24 jam sudah melakukan penelusuran dan mendapatkan sample makanan dan muntahan korban untuk selanjut sample makanan dan muntahan tersebut sudah kami kirim ke Laboratorium BPOM provinsi bengkulu untuk dilakukan Pemeriksaan Mikrobiologi.” Jelas Evan Marta SKM., (RMF-NikBong)




















1 komentar