Dia berharap target bulan depan semua paket pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR-P sudah mulai dilimpahkan ke UKPBJ supaya segera dilaksanakan pemilihan Penyedia Barang dan jasa.
“Kalau Bina Marga sudah selesai. Khusus untuk CK baru persiapan perencanaan,” demikian Joni.
Sebelumya, Bidang SDA Dinas PUPR-P setempat mendapatkan suntikan sekitar Rp 13,5 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran (TA) 2023.
Anggaran belasan miliar itu diperuntukkan untuk pembangunan irigasi permukaan hingga kegiatan pengendalian banjir.
Kabid SDA, Arman Yunizar mengatakan, kegiatan itu akan difokuskan di 15 titik.
“Kalau titiknya ada 15 titik tersebar di beberapa kecamatan dengan pagu Rp 13,4 Miliar,” katanya.
Adapun titiknya, meliputi Kecamatan Lebong Utara, Lebong Selatan, Topos, Amen, Uram Jaya, dan Kecamatan Bingin Kuning.
“Jadi ada enam kecamatan untuk 15 titik,” bebernya.
Dia menerangkan, dari jumlah itu 11 titik akan diperuntukkan untuk jaringan irigasi permukaan. Sedangkan, 4 titik diperuntukkan untuk kegiatan pengendalian banjir.
“Empat titik kegiatan pengendalian banjir. Sisanya jaringan irigasi permukaan,” pungkasnya.


















