Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.
Lebong. PortalBermano.com – Rosli Efendi dan Risna warga Muning Agung Kecamatan Lebong Sakti Kabupaten Lebong, dinyatakan mengidap gangguan Mental / ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) ditemukan Danramil 409-02 L/S, Lettu Efrizal.

Terungkapnya bapak dan anak ini lantaran tempat tinggalnya lebih kurang lima ratus meter dari kediamannya.
Bahkan, bapak dan anak gadisnya itu langsung didatangi Danramil 409-02 L/S bersama Dinas Sosial (Dinsos) Lebong di kediamannya pada Selasa (27/2) siang.
Simak Vidio Sa’at Danramil bersama Dinas sosial berkunjung ke kediaman Warga Penderita gangguan mental desa Muning Agung berikut ini :
Salah satu bukti yang kentara adalah kondisi rumah yang mereka tinggali yang tidak terawat dengan baik, Sepintas rumah yang selalu terlihat tertutup tidak menunjukkan tanda tanda ada penghuni, namun sa’at rombongan dinas social yang dipimpin langsung kepala dinasnya Ghozali bersama Danramil 409-02 L/S masuk kedalam ditemukan keadaan yang sangat memiluhkan, selain tempat beristirahat yang sangat tidak memadai, bahagian dapur nyaris nyemplung ke sungai air ketahun yang mengalir deras dibawahnya.

Bahkan data terhimpun di lokasi, untuk istrinya sendiri dikabarkan sudah pergi meninggal mereka karena di duga tidak kuat menghadapi situasi anak dan suami yang mengidap gangguan mental/ODGJ.
“Bisa dilihat sendiri kondisi rumahnya. Bapaknya tinggal disini dan anaknya tinggal disini,” sembari menunjuk tempat tidur kedua anak tersebut tanpa alas tidur, kemarin (27/2).
Menurutnya, keduanya bertahan hidup dari donasi yang diberikan orang lain. Sehari-harinya, keduanya hanya bisa mengandalkan belas kasihan dari warga sekitar yang memberinya makanan.
“Ini kondisinya. Ini padi bantuan dari tetangga-tetangga,” jelasnya.
Setelah dicek informasi tersebut benar adanya, dengan pertimbangan kemanusiaan danramil 409-02 L/S berkordinasi dengan pihak Dinsos dan berinisiatif mengevakuasi warga tersebut ke Rumah Sakit Jiwa dan Balai Sentra untuk mendapat penangan lebih lanjut.
“Rumahnya saja di pinggir sungai. Tinggal nunggu aja roboh inilah kondisinya,” tutur Danramil.
Atas kondisi ini, ia yang merasa prihatin langsung menghubungi Dinas Sosial agar bisa berinisiatif mengevakuasi warga tersebut ke RSJKO dan Balai Sentra Dharma Bengkulu untuk mendapat penangan lebih lanjut.
Sementara itu, Kadis Sosial Kabupaten Lebong, Achmad Gozali mengatakan, pihaknya akan segera berkordinasi dengan Balai Sentra Dharma Bengkulu untuk penangan lebih lanjut.
“Ya kita sudah lihat langsung ke lapangan. Nanti kita akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak balai,” singkatnya.
Pantauan dilapangan, usai peninjauan langsung itu ayah dan anak penderita gangguan mental itu disepakati Dinsos dan Danramil akan dievakuasi ke RSJ pada Jum’at (1/3) mendatang. (Alexander)
















