Pewarta: Rudhy Muhammad Fadhel
Lebong, PortalBermano.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Selebar Jaya, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong, Selasa (27/10/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan, mengendalikan laju inflasi daerah, serta memastikan ketersediaan pangan yang terjangkau bagi masyarakat.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lebong H. Azhari, S.H., M.H., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong Dr. H. Syarifudin, S.Sos., M.Si. Selain itu, Bupati juga menginstruksikan seluruh Kepala OPD, Staf Ahli, Asisten, Kepala Bagian Setda, hingga Camat se-Kabupaten Lebong untuk hadir memantau jalannya kegiatan.

Dalam sambutannya, Bupati Lebong H. Azhari menyampaikan bahwa program intervensi pasar ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah daerah dalam meringankan beban ekonomi masyarakat.
“Gerakan Pangan Murah ini bukan sekadar seremonial peringatan Hari Pangan Sedunia, melainkan langkah konkret intervensi pasar agar masyarakat Desa Selebar Jaya dan sekitarnya bisa mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga jauh lebih miring,” ujar Azhari di lokasi kegiatan.

Ia menegaskan pentingnya kepekaan dan sinergi dari seluruh jajaran elemen pemerintahan untuk memastikan rantai pasok pangan di Lebong tetap aman dan berjalan lancar.
“Sengaja saya instruksikan seluruh Kepala OPD, Staf Ahli, Asisten, hingga Camat untuk turun langsung. Kita harus memiliki kepekaan yang sama bahwa urusan perut rakyat adalah prioritas utama yang tidak boleh ditunda-tunda penanganannya,” tegasnya.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan yang bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Lebong dan Perum BULOG Sub Divisi Regional Rejang Lebong, GPM kali ini menyediakan berbagai komoditas pokok dengan harga subsidi di bawah pasar. Komoditas yang disediakan meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, telur ayam ras, daging ayam ras, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, aneka sayuran, hingga produk UMKM lokal.

Azhari juga mengimbau warga yang hadir untuk berbelanja secara bijak dan tidak berlebihan agar asas manfaat kegiatan dapat dirasakan secara merata. Di sisi lain, ia meminta para pelaku usaha, distributor, dan petani lokal untuk ikut menjaga ketersediaan stok di pasaran dan menjual dengan harga wajar sesuai ketentuan.
“Kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS, Perum BULOG, Dinas Ketahanan Pangan, UMKM, dan distributor. Kami ingin memastikan tidak ada warga Lebong yang kesulitan mengakses pangan. Ke depan, jangkauan pasar murah ini akan terus kami perluas ke kecamatan-kecamatan lain,” pungkasnya. (RMF-NikBong)


















