Pewarta : Rudhy Muhammad fadhel.
Lebong. PortalBermano.com – Isu Mutasi mencuat di lingkungan pemerintah kabupaten Lebong, ada yang menyebutkan akan dilaksanakan selasa (15/4) dan ada juga yang mengatakan dalam waktu dekat,serta ada yang mengatakan masih didalam penggodokan.

Bertebarnya Isu mutasi bukan tampa alasan,Pasalnya pemerintah kabupaten Lebong baru saja usai melaksanakan Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang hanya diikuti Dua peserta yakni Doni Swabuana ST.,M.Si yang diketahui menjabat Sebagai Kepala Dinas Energy Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu, dan Hartoni SP.,MM. Yang masih aktif sebagai Stap Ahli Bupati kabupaten Lebong.
Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (UJIKOM PPTP) yang dilaksanakan Kamis (10/4), meski menuai sorotan dari beberapa pihak, karena dinilai pelaksanaan Uji kompetensi Pejabat Pemimpin Tinggi Pratama kali ini, pelaksanaannya tidak transfaran (terkesan ditutup tutupi dan mendadak).
https://portalbermano.com/ujikom-pptp-lebong-tuai-sorotan-sejumlah-pihaksatu-peserta-sebut-dirinya-cayeak/
Diduga dampak dari adanya pelaksanaan Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tingkat Tinggi Pratama (Ujikom PPTK) itu, kini bertebar isu bahwa gerbong mutasi akan segera bergerak di lingkungan ASN/PNS kabupaten Lebong dalam waktu dekat ini.
Isu Mutasi ini juga membuat sebahagian ASN/PNS merasa Dag Dig Dug mengingat apabilah benar akan dilaksanakan Mutasi , maka mutasi ini adalah mutasi yang pertama pasca Pilkada.

Dikomfirmasi melalui pesan Whaatshaap, terkait merebaknya isu bakal ada mutasi dilingkungan pemerintah kabupaten Lebong usai dilaksanakannya Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (UJIKOM PPTK), Sekretaris daerah kabupaten Lebong H.Mustarani Abidin SH.,M.Si, menyebutkan bahwa belum ada informasi terkait akan dilaksanakannya mutasi, namun demikian Mustarani menyebutkan juga bahwa Bupati Lebong H.Azhari SH.,MH., masih mau melihat kinerja dan kemampuan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tapi ketika OPD tidak semangat dan tidak punya capaian kinerja,mungkin yang selama ini pak Bupati masih punya waktu 6 bulan, maka tidak tertutup kemungkinan akan dipercepat. Jelas Mustarani.
“Belum,Pak Bupati masih mau melihat kinerja dan kemampuan Masing-masing OPD Tapi ketika OPD tidak semangat dan tidak punya capaian kinerja, mungkin yang selama ini pak Bupati masih ada waktu 6 bulan maka tidak tertutup kemungkinan di percepat,” Tulis Mustarani . (RMF-NikBong)



















1 komentar