Wawasan kebangsaan itu penting. Ideologi Pancasila dan UUD 45 harus kuat untuk menangkal ideologi radikal yang berbahaya seperti terorisme.
Atas dasar tersebut, pendidikan bela negara yang diagendakan akan digelar selama tiga hari ini dipandang relevan dan strategis, di samping untuk pembinaan pertahanan negara juga berguna untuk meningkatkan pemahaman dan penanaman jiwa patriotisme dan cinta tanah air.
“Hal ini selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa dan Peraturan Turunannya,” ungkapnya.
Dari pernyataan tersebut, sangat berat tugas yang diemban oleh Kepala Desa sebagai motor penggerak di desa. Demi terciptanya kondisi sosial, ekonomi masyarakat, dan pemerintahan desa yang kukuh dan mampu tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan.
“Untuk itu kapasitas dan kemampuan Kepala Desa terutama baru terpilih diawal masa jabatan perlu ditingkatkan melalui pelatihan agar terciptanya kepala desa yang berkualitas dan mampu membawa desa maju dan mandiri,” demikian Kopli.(Alexander)














