Selanjutnya, jika sudah selesai dicetak oleh pihak bank maka akan diserahkan kepada 11 BP3K yang dibawah kantor Disperkan Lebong. Kartu tani yang dicetak itu berdasarkan petani yang masuk dalam data elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).
Di sisi lain, pemberlakuan kartu tani untuk membeli pupuk bersubsidi belum dipahami dan diterima seluruh petani. Ada yang menganggap kartu tani berfungsi seperti kartu ATM. Sementara ada petani yang masih berpandangan konvensional.
“Dan sebenarnya nya kita membantu pihak bank untuk membagikannya ke petani,” pungkasnya. (Alexander)

















