Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.
Lebong. PortalBermano.com – Ratusan siswa siswi SMA Negeri 2 Lebong berbaur bersama lebih kurang 1200 siswa/siswi setingkat SMA/SMK sekabupaten Lebong ikuti penutupan masa pengenalan lingkunga sekolah (MPLS) dan sekaligus mengikuti retreat berbasis agama dan berbasis merah putih Senin (20/7)

Kegiatan penutupan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) tingkat SMA/SMK sekabupaten Lebong dan sekaligus pelaksanaan retreat berbasis agama dan retreat merah putih dilaksanakan di Masjid Al-Amiin desa Sukabumi kecamatan Lebong Sakti kabupaten Lebong provinsi Bengkulu ini langsung dihadiri oleh Gubernur Bengkulu H.Helmi Hasan,SE secara Virtual (Vidio conference).
Pelaksanaan retreat siswa-siswi tingkat SMA dan SMK se-Kabupaten Lebong merupakan bagian dari program perluasan “Retreat Berbasis Agama / Retreat Merah Putih”. Program ini diinisiasi oleh pemerintah provinsi Bengkulu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk seluruh siswa baru jenjang SMA dan SMK pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Hal ini disampaikan oleh kepala sekolah SMA Negeri 2 Lebong atau lebih popular disebut dengan Smanda Lebong Iwan Saputra,M.Pd.,, kepada awak media PortalBermano.com sa’at mendamping ratusan siswa/siswi baru SMA Negeri 2 Lebong mengikuti Penutupan MPLS sekaligus mengikuti Retreat berbasis agama dan merah putih.
Disebutkan oleh Iwan Saputra, M.Pd., .Pelaksanaan penutupan MPLS dan sekaligus pelaksanaan retreat berbasis agama dan merah putih untuk siswa siswi baru tahun ajaran 2026-2027 ini dilaksanakan sesuai dengan arahan bapak Gubernur Bengkulu H.Helmi Hasan SE., yang disampaikan melalui kepala dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Bengkulu Zulhendri,S.Sos.,M.Pd.
“Pelaksanaan Retreat pelajar dengan sasaran peserta seluruh siswa-siswi baru ini sesuai dengan arahan bapak Gubernur Bengkulu H.Helmi Hasan SE., yang disampaikan melalui kepala dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Bengkulu Zulhendri,S.Sos.,M.Pd diintegrasikan sebagai rangkaian akhir Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan tujuan utama adalah membentuk karakter dan adab pelajar, memperkuat nilai keagamaan/spiritual, meningkatkan kedisiplinan, serta mencegah kenakalan remaja.” Jelas Iwan Saputra M.Pd.
Berikut Vidio singakt wawancara Awak media PortalBermano.com bersama kepsek SMAN 2 Lebong Iwan Saputra MPd:
Selanjutnya Iwan Saputra Menjelaskan bahwa kegiatan Retreat berbasis agama dan merah putih ini merupakan pembekalan mental dan keagamaan, yang pelaksanaannya berkesempatan untuk dapat berinteraksi langsung dengan kepala daerah (Vidio Conference) .
Kegiaatan ini sudah sukses diuji cobakan pertama kali di Kota Bengkulu (berpusat di Masjid Raya Baitul Izzah dan Balai Raya Semarak) serta wilayah tetangga Rejang Lebong.
Pemerintah provinsi Bengkulu memperluas skema pelaksanaan kegiatan ini ke kabupaten-kabupaten lain termasuk Kabupaten Lebong.
Sementara itu terkait masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) Iwan Saputra,M.Pd., menjelaskan bahwa tujuan utama MPLS adalah membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenali potensi diri, serta membangun motivasi, sikap mental, dan cara belajar yang efektif. Kegiatan ini dirancang agar menyenangkan dan ramah anak, serta bebas dari perpeloncoan.
“Dengan kegiatan MPLS dapat membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, termasuk fasilitas, keamanan, dan sarana prasarana.sekaligus mengenali potensi diri, bakat, dan minat yang dimiliki oleh siswa baru.serta mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya untuk membangun rasa aman dan nyaman.”Jelas Iwan Saputra,M.Pd.
MPLS juga sebagai upaya penanaman karakter, menumbuhkan perilaku positif, seperti kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, kedisiplinan, serta nilai-nilai persatuan,pelaksanaan MPLS berfokus pada kegiatan yang edukatif dan kreatif untuk mewujudkan sekolah sebagai taman belajar yang nyaman.Demikian Iwan Saputra,M.Pd. (RMF-NikBong)




















