Kabar Duka, Orang Tua Kabag Kesra Lebong  Meninggal di Tanah Suci.

Pewarta Rudhy Muhammad Fadhel

Lebong.PortalBermano.com – Kabar duka datang dari jemaah haji asal Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu. Jemaah haji bernama Abduzzaman Hakim Aliaman, yang diketahui orang tua dari Kabag Kesra Setda Lebong, Riskal Effendi, menghembuskan napas terakhir di Tanah Suci pada Rabu (5/7) sekitar pukul 20.00 WAS di Rumah Sakit Al- Noer, Mekkah.

Kepala Kantor Kemenag Lebong, Arief Azizi melalui Kasi Haji dan Umroh, Yuliana mengutarakan, jamaah haji ini tergabung dalam kloter 1 Bengkulu/kloter 7 padang.

“Iya, kita sudah mendapatkan informasi dari pendamping,” kata Yuli kepada wartawan, Kamis (6/7).

Yuli juga menjelaskan, riwayat kejadian, di Kloter 07 Embarkasi Padang pada tanggal 29 Juni 2023 sore menjelang maghrib WAS saat di tenda Minna Jamaah mengalami lemas, tidak mau makan sejak pagi.

Jemaah tidak mengeluh sakit apapun sebelumnya. Jemaah memiliki riwayat Hipertensi.

Kemudian tim kesehatan kloter PDG 07 segara melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital.

Tanda-tanda vital baik, dilakukan rawatan di tenda kloter, dengan pemasangan infus (pemberian cairan dan obat-obatan). Setelah dilakukan rawatan di tenda kloter, kondisi jamaah membaik, dan dapat beraktivitas terbatas walaupun masih lemas.

Pada tanggal 30 Juni 2023 kira-kira jam 08.30 WAS pagi, rombongan jamaah kloter PDG07 beranjak menuju kota Makkah (Nafar awal), dan sampai sekitar pukul 09.30 WAS dan jamaah istirahat di kamar.

Pada sekitar pukul 14.00 WAS, jamaah kembali tiba-tiba mengalami lemas dan dilakukan pemeriksaan oleh TKH Kloter, jamaah mengalami lemas dan sesak nafas.

Dilakukan penanganan awal di kloter dengan pemberian cairan dan obat-obatan, dan TKH Kloter menghubungi KKHI Makkah dan disarankan untuk dikirim/rujuk ke RSAS. Malam setelah maghrib WAS, dengan ambulance dari KKHI jamaah dikirim/rujuk ke RS alNoer kota Makkah dengan didampingi oleh TKH kloter PDG07 (Ns. Diwisidawati).

Jemaah dirawat selama 5 hari di Rumaj Sakit Al-Noer Kota Makkah Ruang ICU. Selanjutnya pada hari Rabu tanggal 05 Juli 2023, pihak rumah sakit mengabarkan jamaah meninggal dunia di RS alNoer kota Makkah Arab Saudi.

Diagnosa yang tertulis di

COD (Certificate of Death / Sertifikat Kematian) adalah ARDS ( Adult Respiratory Distress Syndrome ), Respiratory Failure/ gagal nafas.

Berdasarkan informasi di Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Kesehatan (Siskohatkes), almarhum masuk dalam kategori risiko tinggi usia lanjut, dan mempunyai riwayat penyakit Essential ( Primary) Hypertension/ I10.

Ia yang juga mendoakan agar almarhum diampuni segala kesalahannya. Sedangkan untuk keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran.

“Semoga Allah SWT, menerima semua amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan,” demikian Yuli.

Dengan adanya kembali jemaah haji yang meninggal dunia ini. Artinya, jemaah haji asal provinsi Bengkulu yang meninggal di tanah suci kembali bertambah menjadi 8 orang.(Alexander)

Follow Portal Bermano di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *