Dia mengisyaratkan, jika benar maka hewan buas itu turun diperkirakan dari bukit reges wilayah sekita Air Terjun Paliak dibelakang Desa Kotabaru kecamatan Uram Jaya.
“Dari belakang rumah kita ada jembatan, ada batang kemang. Pas di batang kemang ada dua jejak telapak kaki kayak menunggu. saya yang melihat dan tidak saya sendiri. Lalu jejak itu kami tutup,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Lebong, Kopli Ansori mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap ancaman binatang buas, seperti harimau yang diduga telah memasuki wilayah Lebong.
“Oleh sebab itulah kita semua harus tetap waspada, khususnya bagi masyarakat yang bermukim dekat dengan kawasan hutan lindung,” katanya.
Ia juga menginstruksikan kepada para camat dan kepala desa beserta perangkat TNI/Polri agar meningkatkan koordinasi pemantauan terhadap dugaan munculnya harimau liar tersebut kearah permukiman dan perkebunan penduduk.
“Mudah-mudahan dengan meningkatkan kewaspadaan kita semua dapat terhindar dari ancaman bahaya serangan harimau tersebut,” demikian Kopli.(Alexander)




















1 komentar