Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.
Lebong. PortalBermano.com – Selang satu hari pasca penanganan darurat jalan amblas di desa Talang Ratu kabupaten Lebong kembali telan korban, Dua mobil pedagang hasil Bumi Jungkir balik satu mobil pedagang ternak Nyaris Bobok manis. Minggu (10/5).

Menyikapi hal tersebut, Sejumlah tokoh masyarakat kembali menyuarakan dan meminta Pemerintah kabupaten Lebong dan pemerintah provinsi Bengkulu untuk serius memberikan perhatian perbaikan (agar tidak menimbulkan korban) meskipun sipatnya sementara .

Suara suara tersebut bertebaran di media social baik sebagai surat terbuka yang ditujukan kepada pemerintah kabupaten Lebong maupun pemerintah provinsi Bengkulu.
Tidak sedikit suara – suara dimaksud di buat dan ditayangkan pengguna Platform media social bernada sindiran yang menusuk kalbu hingga secara terang terangan mengecam bahkan menghujat terkait lamban dan kurang seriusnya pemerintah menangani kondisi jalan tersebut sehingga meskipun sudah disebut telah dilakukan penanganan darurat namun masih menimbulkan korban.
Salat satu tokoh masyarakat setempat Edi Tiger menyebutkan bahwa penanganan darurat yang dilakukan pemerintah provinsi Bengkulu cenderung dikerjakan asal asalan.
Berikut Vidio wawancara awak media PortalBermano.com bersama Edi Tiger :
Data terhimpun Sabtu pagi (10/5) dua kendaraan mini truk pedagang hasil bumi terguling di lokasi jalan dimaksud karena gagal nanjak disebabkan timbunan pada tanjakan jalan bergelombang sehingga kendaraan hilang kendali dan terguling.
Vidio detik detik upaya penyelamatan Mini truk gagal nanjak:
Sebuah truk yang bermuatan berat terpaksa mikir mikir untuk melewati jalan tersebut hingga berjam jam menunggu unbtuk mengambil keputusan melewati jalan tersebut. (RMF-NikBong )














