Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.
Lebong. PortalBermano.com – Memasuki musim tanam hingga tibanya musim panen dan untuk mengantisipasi kerawanan terjadinya kerawanan pangan/Pancekilik antara bulan Oktober dan November hingga tibanya musim panen pada bulan Desember mendatang, Pemerintah kabupaten Lebong bersama Badan pangan nasional siapkan bantuan pangan 184 ton.
Selain itu pemerintah kabupaten Lebong melalui dinas ketahanan pangan telah melaksanakan berbagai kegiatan untuk mengantisifasi tibanya musim Panceklik dan melaksanakan berbagai kegiatan untuk pengendalian kebutuhan gizi masyarakat kabupaten Lebong, seperti pasar murah yang sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Hal ini disampaikan oleh Kepala dinas Ketahanan pangan kabupaten Lebong Indra Gunawan SPi., M.Si., sa’at diwawancarai oleh awak media PortalBermano diruang kerjanya Kamis (16/10).
Berdasar petunjuk dan arahan bapak Bupati kabupaten Lebong Azhari SH.,MH., kami dimintak untuk mengantisifasi kemungkinan terjadinya kerawanan pangan (Panceklik) disa’at masuknya musim turun tanam hingga tibanya masa panen nanti, dimana musim panen raya nanti diperkirankan akan tiba pada bulan Desember hingga awal tahun 2026 mendatang.
“Sebagai pembantu Bupati jauh hari sebelum ini, kami sudah diminta untuk mempersiapkan dan mengantisifasi terjadinya kerawanan pangan (Panceklik) sa’at para petani masuk kepada musim turun tanam hingga tibanya masa panen nanti, terkait hal tersebut kami sudah berkordinasi ke Badang pangan nasional, dan kabar baiknya, kabupaten Lebong mendapat suplay bantuan pangan dengan jumlah 184 ton dengan rincian 92 ton untuk bulan Oktober dan sisahnya di bulan November, dan kabar baiknya lagi, Masyarakat kabupaten Lebong tidak hanya mendapatkan beras sebagai bantuan pangan, akan tetapi juga akan diberikan bantuan Minyak Goreng.Jelas Indra Gunawan SPi.,M.Si.
Berikut Selengkapnya Vidio wawancara awak media PortalBermano.com bersama kepla dinas Ketahana Pangan kabupaten Lebong Indra Gunawan SPi.,M.Si :
(RMF-NikBong)
Catatan Redaksi: Koreksi, Terjadi kesalahan penulisan dan penyebutan dalam wawancara terkait Jumlah bantuan pangan yang disiapkan dari semula 900 ton menjadi 184 ton (sumber kadis DKP Lebong Indra Gunawan SPi MSi)


















