Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.
Lebong. PortalBermano.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong Rachman SKM.,MKM.,MSi., mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang kerap muncul pasca banjir, Sekaligus menghimbau seluruh masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis (Cek Kesehatan Gratis) di seluruh Puskesmas dalam wilayah kabupaten Lebong.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong Rachman SKM.,MKM.,MSI, menyusul terjadinya banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Kabupaten Lebong kamis (7/5) lalu, Menurut Rachman SKM.,MKM.,MSi, penyakit pasca banjir umumnya mulai dirasakan warga sekitar satu minggu setelah banjir surut, terutama akibat paparan air kotor, lumpur, serta material lain yang terbawa banjir.
“Apalagi banjir tahun ini relative berulang dan volumenya cukup besar dan membawa lumpur serta berbagai material lainnya. Penyakit yang sering dialami warga antara lain infeksi saluran pernapasan atas, batuk, pilek, demam, diare, gangguan kulit seperti dermatitis dan gatal-gatal, serta kelelahan yang menyebabkan pegal-pegal dan kelemahan otot,” ujarnya.
Mengingat intensitas hujan masih masih cukup tinggi melanda wilayah kabupaten Lebong, Untuk itu dinas kesehatan kabupaten Lebong terus mengingatkan masyarakat agar menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah utama pencegahan penyakit pascabanjir.
Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Dinas kesehatan Kabupaten Lebong telah menginstruksikan seluruh puskesmas untuk Selalau siaga , khususnya di wilayah terdampak banjir, guna mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang terkena dampak banjir, untuk selalu menjaga kesehatannya, memeriksakan diri ke puskesmas terdekat, dan menjaga kebersihan rumah pasca banjir,” Ungkap Rachman SKM.,MKM.,MSi.
Ditambahakn oleh Rachman SKM.,MKM.,MSi bahwa pascabanjir biasanya banyak warga yang mengeluhkan sakit batuk, pilek, serta gangguan penyakit kulit. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak berendam di air banjir dan selalu menjaga kebersihan tubuh, terutama kulit.
Ditanyakan apakah pasca banjir ditemukan warga yang terpapar DBD, Menurut Rachman, Untuk saat ini belum ada informasi masyarakat yang terkena DBD, karena biasanya DBD itu banyak di musim pancaroba. Kalau sekarang ini masih musim hujan, jadi kemungkinan besar belum banyak kasus DBD. Ungkap Rachman, SKM.,MKM.,MSi.
Meski demikian, Rachman SKM.,MKM.,MSi tetap mengingatkan masyarakat untuk melakukan langkah-langkah pencegahan DBD dengan menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tempat penampungan air.
“Untuk mencegah DBD, masyarakat agar selalu menguras dan menutup tempat penampungan air, serta mengubur barang-barang yang bisa menampung air, sehingga nyamuk DBD tidak bisa bertelur dan berkembang biak,” imbaunya.
Lebih lanjut Rachman SKM.,MKM.,MSi menambahkan, apabila ditemukan kasus DBD di suatu wilayah, masyarakat diminta segera melapor ke puskesmas terdekat agar dapat dilakukan penanganan lebih lanjut.
“Jika memang di wilayah ada terdapat kasus DBD, kami minta masyarakat untuk segera melaporkannya ke puskesmas terdekat untuk dilakukan fogging terbatas di lokasi tersebut,” katanya.
Rachman SKM.,MKm.,MSi.,mengakui bahwa pada musim penghujan ini rumah sakit di Kabupaten Lebong beberapa waktu lalu mengalami peningkatan jumlah pasien dengan gangguan kesehatan. Namun demikian, kondisi tersebut masih dapat ditangani dengan baik dan tidak termasuk kategori penyakit berbahaya.
Ia juga mengimbau warga terdampak banjir agar menjaga daya tahan tubuh dengan asupan makanan dan minuman yang cukup. Selain itu, Rachman ,SKM.,MKM.,MSi., memastikan ketersediaan stok obat di puskesmas dan Puskesmas pembantu (Pustu) dalam kondisi aman dan dapat diakses oleh masyarakat.
“Jika ada keluhan kesehatan, masyarakat diharapkan segera mendatangi puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat. kami tetap mengimbau warga untuk aktif memeriksakan kondisi kesehatannya guna mencegah komplikasi yang lebih serius,” ujarnya.
Untuk layanan kegawatdaruratan kesehatan, masyarakat dapat menghubungi Call Center 119 PSC, terutama bagi yang membutuhkan bantuan medis darurat seperti evakuasi pasien, kecelakaan, maupun persalinan. (ADV) (RMF-NikBong)







![IMG-20220501-WA0035[2]](https://portalbermano.com/wp-content/uploads/2022/07/IMG-20220501-WA00352-300x178.jpg)











