Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.
Lebong. PortalBermano.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong menyatakan, dua rumah mengalami rusak berat akibat tertimbun tanah longsor di Desa Kutai Donok Kecamatan Lebong Selatan, Kabupaten Lebong, pada Selasa (20/2) kemarin sekitar pukul 17.00 WIB.
Adapun korban, yakni bernama Yesi Fanila (47) dan Laila Kairi (60). Keduanya warga Desa Kutai Donok Kecamatan Lebong Selatan.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong, Tantomi mengatakan, bencana itu terjadi akibat curah hujan tinggi di wilayah tersebut. Pihaknya pun segera menangani insiden itu.
“Warga terdampak longsor sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman,” kata Tantomi kepada wartawan, Rabu (21/2).
Menurutnya, pihaknya sudah mendatangi lokasi bersama kepolian dan TNI, serta masyarakat sembari pembersihan material longsoran di sekitar rumah korban maupun jalan lintas depan rumah.
“Hal ini untuk mengantisipasi longsor susulan dan kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Rumah korban berada di bawah lahan miring. Longsoran tanah dari lahan miring tersebut menjadi labil karena diguyur hujan dan bergerak menimpa rumah korban.
Dua unit rumah yang rusak itu ditafsir menelan kerugian kurang lebih 50 juta.
“Masyarakat setempat masih bergotong royong membersihkan material longsoran menimpa 2 unit rumah warga dan badan jalan,” ujar Tantomi.
Selain itu, Untuk dan atas nama Bupati Lebong Kopli Ansori, Kalaks juga menyerahkan bantuan masa tanggap panic kepada warga yang terdampak Rabu (21/2).
Penyerahan bantuan masa tanggap panik diserahkan langsung Kalak BPBD Lebong, Tantomi didampingi Kabid Kedaruratan Bencana dan logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Tantawi beserta rombongan.
Turut hadir staf, Penjabat Kades Kutai Donok, berikut perangkat desa serta BPD desa setempat.
Penyaluran Bantuan langsung diterima warga terdampak di halaman rumah warga yang berlokasi di Desa Kutai Donok.
Dalam kesempatan tersebut, Kalak BPBD Lebong, Tantomi menyampaikan permohonan ma’af Bupati Lebong Kopli Ansori yang pada kesempatan tersebut belum bisa hadir ditengah tengah warga dikarenakan kegiatan yang belum bisa ditinggalkan.
Besarnya perhatian bapak bupati Kopli Ansori atas musibah yang terjadi disini. Sehingga bupati memerintahkan dirinya menyalurkan bantuan secara langsung.
“Bapak bupati menitipkan salam dan permohonan ma’af beliau karena seyogyanya beliau akan hadir langsung disini bersama kita, beliau juga menitipkan pesan kepada seluruh keluarga yang terdampak banjir dan longsor untuk bersabar dalam menghadapi musibah yang terjadi ini. Karena musibah ini bukanlah kehendak kita melainkan adalah ujian dari tuhan yang maha kuasa,” sebut Tantomi.
Selanjutnya setelah menyerahkan bantuan masa tanggap panik Bencana banjir dan longsor, Tantomi dan rombongan meninjau rumah terdampak longsor serta memberikan arahan dan petunjuk penanganan lanjutan terhadap warga dan wilayah terdampak. (Alexander)



















