Tim gabungan selain melakukan pengujian kita juga menyita bahan pangan mengandung bahan berbahaya tersebut dan melakukan penelusuran produsen bahan tersebut.
“Untuk sampel yang berbahaya ini kita sita dan saat ini kita juga cari dari mana asalnya bahan ini,” jelasnya.
Atas temuan tersebut, pihaknya akan melakukan pembinaan ke pedagang tersebut. Menurutnya, bahan itu sangat berbahaya jika masuk ke dalam organ tubuh.
Ia juga berpesan kepada pedagang untuk berhenti menjual bahan berbahaya seperti induk mie (boraks) untuk dijual belikan kepada masyarakat.
“Biasanya pedagang disini namakan bahan ini dengan sebutan induk mie. Meski demikian, saya mengimbau para pedagang untuk berhenti menjual bahan ini. Karena sangat berbahaya bagi masyarakat selaku konsumen,” pesan Mahmud (Alexander)
















