Sebagaimana dalam puasa ramadhan, aktivitas yang dapat mengembangkan nilai keagaman. Dalam tradisi beragama (Islam di Indonesia), setiap menjelang shalat tarawih dan sehabis shalat shubuh selalu diselenggarakan kajian keagamaan di masjid-masjid, di samping berbagai acara lain. Pengetahuan agama disampaikan secara massif dan intensif. Salah satu hal terpenting dalam pengetahuan agama adalah strategisnya posisi aktivitas di bulan ramadhan di mata Allah. Salah satu contoh penting adalah segala perbuatan baik manusia akan dilipatgandakan pahalanya. Ajaran yang menunjukkan hal tersebut adalah sebagai berikut :
Diriwayatkan oleh Abu Hurairah : Rasulullah SAW bersabda, ”Sungguh telah datang kepadamu bulan yang penuh berkah, di mana Allah mewajibkan atas kamu berpuasa, di saat dibuka pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka, dan dibelenggu setan-setan, serta di mana dijumpai suatu malam yang nilainya lebih berharga dari seribu bulan.”
Pada intinya, pada waktu berpuasa, orang didorong untuk beribadah dan beramal yang sebanyak-banyaknya. Bila orang yang berpuasa melakukan upaya ibadah vertikal yang semakin intensif (seperti puasa, tarawih dan witir, shalat sunat, membaca Al-Qur’an, mengaji, dan lain sebagainya) maka ia memperkuat nilai agama.


















1 komentar