Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.
Lebong. PortalBermano.com – Menyikapi adanya Warga desa Sukabumi kecamatan Lebong Sakti (orang tua siswa) yang mengalami kesulitan biaya untuk melanjutkan pengobatan lanjutan (Rujuk) ke luar kabupaten Lebong mendapat perhatian dari keluarga besar SMP 08 Lebong.

Hal ini disampaikan oleh Kepala sekolah SMP 08 Lebong Resi Moneta melalui Catur Sugito dengan didampingi Alpiansori Guru pada sekolah tersebut Jum’at (9/5).
“kami baru mengetahui bahwa ada orang tua salah satu dari siswa kami yang sedang mengalami kesulitan (sakit) dan butuh bantuan agar dapat melanjutkan pengobatan ke luar kabupaten Lebong .” ungkap Catur Sugito.
Ditambahkan oleh Catur bahwa pihak managemen sekolah dalam beberapa hari kedepan akan segera menyikapi hal tersebut dengan menggelar aksi peduli penggalangan dana.
“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak media PortalBermano.com yang telah memberikan inpormasi mengenai keadaan orang tua siswa kami, kami akui bahwa sebelumnya kami tidak mengetahui jika keadaan orang tua siswa kami tersebut sedemikian.Jelas Catur
Berikut wawancara awak Media PortalBermano.com bersama Catur Sugito Guru SMP 8 Lebong :
”Anak kami tersebut dilingkungan sekolah memang cenderung pendiam, namun tetap aktif dalam setiap kegiatan.’ Ujar Catur
Sebelumnya sebagaimana yang diberitakan oleh Media Online PortalBermano.com terbit Kamis (8/5) Kemarin, bahwa adalah Didi Apriyudi warga desa Sukabumi kecamatan Lebong Sakti kabupaten Lebong provinsi Bengkulu membutuh uluran tangan dan bantuan biaya pendampingan pengobatan karena akan dan minta untuk melakukan pengobatan lanjutan( rujuk) ke Bengkulu dari sejak 2 bulan lalu.
Berikut Rekaman Vidio kondisi terakhir Didi Apriyudi Warga desa Sukabumi kecamatan Lebong Sakti Lebong yang membutuhkan bantuan biaya pengobatan :
Diceritakan oleh Didi, bahwa dirinya 6 bulan lalu mengalami kecelakaan yang menyebabkan kaki kanannya tidak bisa berpungsi sebagaimana mestinya,sehingga dirinya tidak bisa menjalani kewajibannya sebagai ayah dari 3 orang anak yang masih kecil dan sekolah.
“Istri saya sekarang yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga, dengan mencari upahan memutir kopi atau menjuluk buah kelapa dan lain sebagainya (serabutan) seraya memomong anak kami yang masih berusia 3 tahun.” jelas Didi kepada awak media PortalBermano.com sa’at bertemu di Bengkel Qinan Body refair milik Wegi Habibi yang ada di wilayah desa Sukabumi. (RMF-NikBong)
Catatan : Bantuan dan Donasi dapat disalurkan langsung kepada Didi Apriyudi atau melalui anak kandungnya Alvino Alviansah siswa SMP 08 Lebong yang kini terpaksa harus bekerja Freelance di Bengkel Qinan Body Repair yang berlokasi di desa Sukabumi (eks Restoran Eka Lembayu)
Berita Terkait :
https://portalbermano.com/6-bulan-pasca-kecelakaan-tak-mampu-mencari-nafkah-mau-berobat-didi-warga-sukabumi-butuh-bantuan/




















1 komentar